IAKMI Aceh Periode Dikukuhkan, Kadinkes Berharap Angka Stunting Harus Diturunkan

- Penulis

Senin, 28 Maret 2022 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (PN) – Dewan pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Aceh di Lantik. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Aceh berharap IAKMI harus bekerja untuk menekankan angka Stunting.

“Angka Stunting sangat tinggi di Aceh. Jadi lembaga ini sebagai wadah membantu masyarakat informen, sekaligus mensosialisasikan Stunting,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif, Minggu, (27/3/2022), ketika disela-sela acara pelantikan di Banda Aceh.

Hanif menyebutkan, keberadaan IAKMI harus mempu meningkatan derajat kesehatan tanpa memandang perbedaan sosial, agama, suku bangsa dan batas wilayah.

“Misi ini sejalan dengan Program Unggulan “Aceh Seujahtra” (IKA Plus) yang dijalankan oleh Pemerintah Aceh. Program Unggulan “Aceh Seujahtra” menyasar tiga elemen penting, yaitu pemerataan layanan kesehatan, peningkatkan kualitas layanan kesehatan, dan memberikan layanan kesehatan yang adil kepada semua masyarakat,” harapnya.

Disisi lain sebut Hanif, program yang digadang – gadangkan oleh pemerintah Aceh kian berjalan dengan baik, walaupun peningkatan-peningkatan mesti terus dilakukan. Terutama sekali tentang penanganan stunting.

“Dimana Aceh termasuk salah satu wilayah di Indonesia yang mengalami masalah stunting cukup tinggi,” tegasnya.

Hanif menguraikan, berdasarkan hasil Studi Kasus Gizi Indonesia Tahun 2021, angka stunting Provinsi Aceh adalah 33,18 persen. Meskipun ada penurunan tapi masih jauh dari ambang batas toleransi yang direkomendasi oleh WHO, yaitu 20 persen.

“Oleh karena itu, upaya penanggulangan stunting di Aceh harus lebih ditingkatkan lagi,” paparnya.

Hal ini menjadi tugas kita di Aceh agar bisa menurunkan angka stunting menjadi sebesar 19 persen dalam waktu tiga tahun, pungkas Hanif.

Sementara ketua IAKMI Aceh Said Muhataza usai dikukuhkan menyebutkan, keberadaan IAKMI di Aceh sebagai penyuban untuk membantu dan sosialisasi masyarakat tentang kesehatan dikalangan masyarakat di Aceh.

“Dengan adanya IAKMI di tengah – tengah masyarakat, sehingga masyarakat tahu, mengenai kesehatan,” tegasnya.

Menurut Said, IAKMI akan memfokuskan terutama menekakan angka Stunting di Aceh, agar generasi Aceh cerdas dan sehat.

” Kami juga akan memfokuskan membabat angkat Stunting. Sebab tak akan berdampak terhadap generasi – generasi Aceh,” tegasnya.

Pelantikan IAKMI turut dihadirkan kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif, dan sejumlah pengurus wilayah Kabupaten Kota. Turut dihadirkan mantan Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof, dr Samsul Rijal, (USK), Kepala BKKBN Aceh, anggota DPRA Edi Kamal, dan sejumlah pejabat lainnya.[Ril]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!
Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Bupati Aceh Utara Benar Pejuang Janji Masa Kompaye Kini Ditunaikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Selasa, 7 April 2026 - 23:24 WIB

Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar

Jumat, 3 April 2026 - 16:48 WIB

Ayahwa Beri Lampu Hijau, Pelita Nasional Tagih Komitmen Digitalisasi 95 Satker di Aceh Utara Stop Setoran Tunai!

Kamis, 2 April 2026 - 16:25 WIB

Menuju Kemandirian Fisikal, Digitalisasi Seluruh Sektor PAD dan Legalisasi Usaha Rakyat Jadi Solusi Strategis Aceh Utara

Berita Terbaru