Hadiri Musrenbang RPJMA, Pangdam IM Tegaskan Komitmen TNI Dukung Pembangunan Aceh

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL.COM |BANDA ACEH – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2025–2029 yang digelar di Pendopo Gubernur Aceh, Rabu siang (9/7/2025).

Musrenbang ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah Aceh lima tahun ke depan. Acara ini dihadiri oleh Penjabat Gubernur Aceh Muzakir Manaf, unsur Forkopimda, para kepala SKPA, bupati/wali kota se-Aceh, akademisi, tokoh masyarakat dan adat, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat.

Kehadiran Pangdam IM menandai komitmen dan partisipasi aktif TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda, dalam mendukung agenda pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Niko Fahrizal menekankan bahwa stabilitas keamanan adalah fondasi utama bagi terlaksananya pembangunan yang efektif. Ia memastikan bahwa Kodam IM akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.

“TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah Aceh. Kodam Iskandar Muda siap memberikan dukungan maksimal dalam mewujudkan visi pembangunan Aceh yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Mayjen Niko Fahrizal.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam setiap tahap pembangunan. Menurutnya, pendekatan pembangunan harus menyeluruh, inklusif, dan melibatkan semua unsur, termasuk TNI sebagai penjaga stabilitas wilayah.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh keamanan yang terjaga dan semangat kebersamaan antar pemangku kepentingan,” tegasnya.

Musrenbang RPJMA 2025–2029 mengangkat tema “Memantapkan Transformasi Ekonomi dan Pelayanan Publik yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Fokus pembangunan lima tahun ke depan mencakup penguatan sektor pertanian dan perikanan, pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif, serta reformasi birokrasi menuju tata kelola yang transparan.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan bahwa dokumen RPJMA bukan sekadar produk administratif, melainkan cerminan dari aspirasi dan harapan seluruh rakyat Aceh.

“Kami mengapresiasi dukungan dan keterlibatan seluruh unsur Forkopimda, termasuk Pangdam Iskandar Muda, dalam proses perencanaan ini. Kolaborasi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan pembangunan Aceh ke depan,” ungkap Gubernur.

Partisipasi aktif Pangdam IM dan jajaran TNI dalam Musrenbang ini semakin menegaskan bahwa aspek keamanan tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan. Tanpa stabilitas, pembangunan mustahil berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Musrenbang ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam mengawal agenda pembangunan Aceh lima tahun ke depan, dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masa depan daerah.

Kodam Iskandar Muda menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pembangunan daerah melalui pendekatan teritorial yang humanis, solutif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:49 WIB

Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak

Berita Terbaru