Buka Raker PB Inshafuddin 2025, Wagub Aceh Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi Rapat Kerja Pengurus Besar Persatuan Dayah Inshafuddin.[Ist]

i

Wakil Gubernur Aceh saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi Rapat Kerja Pengurus Besar Persatuan Dayah Inshafuddin.[Ist]

PELITANASIONAL | MEULABOH – Pengurus Besar Persatuan Dayah Inshafuddin (PB Inshafuddin) Aceh menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 di Parkside Meuligoe Hotel, Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (23/8/2025).

Raker secara resmi dibuka Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, dan turut dihadiri Forkopimda Aceh Barat, Majelis Syura, Ketua Umum PB Inshafuddin Drs. Tgk. H. Muhammad Hasbi, M.Ag. (Abi Daud), para alim ulama, pimpinan dayah, serta pengurus cabang dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Wagub menegaskan pentingnya memperkuat sinergi ulama dan umara dalam menjaga keberlanjutan syariat Islam sekaligus mendorong pembangunan daerah.

“Tema tentang sinergitas ulama dan umara dalam memajukan Aceh bersyariat, maju, mulia, dan bermartabat sangat tepat dan sejalan dengan visi dan misi pemerintahan saat ini,” ujar Fadhlullah.

Ia menambahkan, sejak masa lalu dayah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berperan sebagai benteng akidah dan moralitas masyarakat Aceh.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. Munawar Djalil, menyebutkan bahwa Inshafuddin merupakan mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pendidikan dayah.

Raker tahun ini diikuti 50 peserta dan berlangsung selama dua hari dengan tujuan mempererat silaturahmi ulama dan pemerintah, sekaligus mencari solusi konkret untuk meningkatkan kontribusi dayah dalam pembangunan Aceh.

Sementara itu, Ketua Umum PB Inshafuddin, Abi Daud, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah.

“Kami selalu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Dayah Aceh. Ke depan, cabang-cabang Inshafuddin di seluruh kabupaten/kota siap membantu pemerintah dalam memajukan syariat Islam. InsyaAllah kegiatan besar berikutnya akan kita laksanakan di Aceh Tengah,” ucapnya.

Raker PB Inshafuddin 2025 diharapkan melahirkan program-program strategis yang aplikatif, sekaligus memperkokoh peran dayah sebagai pusat pendidikan, benteng akidah, dan pilar pembangunan Aceh yang bersyariat dan bermartabat.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri
Pakar HTN Unimal: Independensi Polri Sudah Digariskan UUD 1945
Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total
Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep
Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara
Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara
Mensos Sambangi Aceh Utara Besok, Serahkan Santunan Korban Banjir Bandang
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:48 WIB

Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:38 WIB

Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:23 WIB

Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara

Berita Terbaru

Aceh

Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB