Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Luas, Aceh Utara — Jumat, 28 November 2025. Hampir 57 gampong di Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, hingga hari ini masih terendam banjir. Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa, membuat ribuan warga terisolasi dan kesulitan memenuhi kebutuhan harian.

Hingga Jumat sore, warga mengaku belum menerima bantuan sembako dari pemerintah maupun lembaga kemanusiaan. Kondisi ini memperburuk situasi para korban banjir yang sudah lebih dari dua hari bertahan di rumah yang terendam, meunasah, dan posko-posko darurat yang didirikan secara swadaya.

Salah satu penyebab terhambatnya penyaluran bantuan adalah akses menuju lokasi yang masih terputus total. Jalan utama penghubung antar-gampong dan ke pusat pemerintahan kecamatan tidak bisa dilintasi karena genangan air yang tinggi. Kendaraan roda dua maupun roda empat tak dapat menembus banjir yang terus meluas akibat curah hujan yang belum sepenuhnya mereda.

Warga berharap pemerintah daerah bergerak cepat membuka jalur evakuasi serta menyalurkan makanan siap saji, beras, air bersih, dan perlengkapan medis. Mereka juga meminta perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil yang mulai kekurangan kebutuhan dasar.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di Tanah Luas masih siaga. Warga menunggu tindakan cepat pemerintah sebelum kondisi semakin memburuk

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru