Banjir Aceh Utara Melumpuhkan 27 Kecamatan: 163.985 Jiwa Terendam, 115.018 Mengungsi, Korban Meninggal Tembus 112 Orang

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara sejak 22 November hingga 2 Desember 2025 mencatat dampak terburuk dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan laporan resmi rekapitulasi sementara BPBD Aceh Utara pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 18.00 WIB, banjir besar ini telah menenggelamkan puluhan ribu rumah, menelan korban jiwa, dan merusak berbagai fasilitas vital.

Korban Terendam dan Pengungsi Membludak

BPBD Aceh Utara melaporkan 56.638 kepala keluarga (163.985 jiwa) terdampak langsung dengan rumah terendam air. Sementara itu, jumlah warga yang terpaksa mengungsi mencapai 34.506 KK atau 115.018 jiwa yang tersebar di sedikitnya 447 titik lokasi pengungsian di seluruh wilayah kabupaten.

Korban Jiwa Meningkat

Tragedi ini juga menimbulkan korban manusia dalam jumlah signifikan:

Meninggal dunia: 112 orang

Hilang: 118 orang

Luka-luka: 2 orang

Ibu hamil terdampak: 198 orang

Balita: 1.251 orang

Lansia: 1.687 orang

Penyandang disabilitas: 54 orang

Tim SAR, relawan, dan petugas BPBD terus berupaya melakukan pencarian terhadap warga yang hilang meski cuaca ekstrem masih menghambat operasi.

Rumah dan Lahan Pertanian Rusak Parah

Data BPBD mencatat 34.526 rumah terendam banjir. Belum tersedia data pasti mengenai rumah yang hilang akibat arus deras.

Sektor pertanian dan perikanan juga terdampak parah:

Sawah terendam: 12.782 hektare

Tambak terdampak: 10.653 hektare

Kerusakan luas ini diperkirakan akan memengaruhi produksi pangan daerah dalam beberapa bulan ke depan.

Kerusakan Infrastruktur Meluas

Banjir juga merusak berbagai infrastruktur utama:

Jalan rusak: 106 ruas

96 rusak berat

10 rusak sedang

Irigasi: 12 DI

6 rusak berat

6 rusak sedang

Tanggul sungai DIT: 8 titik rusak sedang

Jembatan: 64 titik

22 rusak berat

42 rusak sedang

Longsor: 37 unit

32 rusak berat

5 rusak sedang

Terjadi di 30 titik

 

Fasilitas Pendidikan dan Keagamaan Turut Lumpuh

Kerusakan fasilitas pendidikan tercatat sangat besar:

Sekolah rusak berat: 246 unit

Sekolah rusak sedang: 80 unit

Sekolah rusak ringan: 12 unit

Alat peraga pendidikan rusak: 923 set

Mobiler sekolah: 1.751 set rusak

Alat TIK: 1.720 unit rusak

Alat laboratorium: 560 set

KIT IPA: 1.651 set

Buku: 25.000 eksemplar rusak

Rumah ibadah juga tak luput dari terjangan banjir:

Masjid/Meunasah: 26 rusak ringan, 16 rusak sedang

Dayah/Pesantren: 16 rusak ringan, 10 rusak berat

 


BPBD: Ini Bencana Terbesar 2025

BPBD Aceh Utara menyebut bencana kali ini sebagai salah satu yang terluas dalam sejarah daerah tersebut. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, relawan kemanusiaan, dan masyarakat terus melakukan evakuasi, distribusi logistik, dan pendataan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, Barang logistik bantuan malam ini terus di kirim ketitik pengungsian.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru