Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Aksi solidaritas yang lahir dari Panglima Kupi, sebuah kedai kopi di Simpang Rangkaya, Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, kembali menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat Aceh tak pernah padam, bahkan di tengah bencana besar.

Para pelanggan kedai kopi tersebut menggalang dana secara swadaya untuk membantu warga terdampak banjir di Gampong Pucok Aleu, Kecamatan Baktiya.

Bantuan berupa sembako, jajanan anak-anak, dan pakaian dikumpulkan dari patungan pelanggan tetap yang setiap hari berkumpul di kedai itu. Tanpa organisasi resmi, tanpa birokrasi, mereka bergerak murni dari hati untuk membantu sesama.

Bantuan Yang telah terkumpul diserahkan langsung oleh Ali Muddin dan Hasboh (Cek Boh/Trentra Mulia) kepada warga pengungsi dan diterima oleh Rusli, perwakilan warga. Sebanyak 288 penerima di Posko Gampong Pucok Aleu tercatat mendapatkan manfaat dari aksi tersebut.

Rusli menyampaikan rasa terima kasihnya dan menilai kegiatan ini sangat menginspirasi.

“Kalau pelanggan kedai kopi saja bisa bergerak, maka gampong-gampong lain pasti juga bisa. Ini contoh luar biasa,” ujar Rusli.

Aksi Panglima Kupi bukan hanya bantuan materi, tetapi juga pesan moral bagi masyarakat luas. Gerakan kecil dari sebuah kedai kopi membuktikan bahwa solidaritas tidak mengenal batas.

Tidak perlu menunggu kaya, tidak perlu menunggu besar cukup dengan kebersamaan, sebuah kedai kopi mampu menolong Gampong lainnya yang terkena musibah banjir.

Semoga inisiatif dari pelanggan Panglima Kupi ini menjadi motivasi bagi gampong lain dan kedai kopi lain di seluruh Aceh Utara untuk ikut bergerak membantu para korban banjir.

Karena di tengah musibah, setiap uluran tangan, sekecil apa pun, adalah kekuatan besar bagi warga yang sedang berjuang.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi
Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru