Banjir besar Lonjakan Harga Gas LPG 3 KG di Lhoksukon

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Kamis (11/12/2025), harga gas LPG 3 kg di Gampong Teungoh LB, Jalan Matang Kepila, melonjak hingga Rp45.000 per tabung 3 kg.

Anehnya, gas di pangkalan resmi tidak tersedia, tetapi warga harus membelinya di warung yang dekat dengan pangkalan dengan harga tinggi.

Menurut salah seorang warga yang namanya tidak mau disebutkan, keterbatasan stok di pangkalan membuat mereka terpaksa membeli gas di warung dengan harga melambung.

Dugaan distribusi LPG yang tidak merata dan keterlambatan pengiriman memicu lonjakan harga.

Beberapa waktu lalu, Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil (Ayah Wa), telah menunjukkan respons cepat dengan menginstruksikan Dinas Perindakop dan UKM untuk melakukan sidak ke pangkalan, mengamankan pasokan, serta menindak tegas agen atau pangkalan yang melanggar aturan, seperti menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000 atau menahan stok.

Tindakan ini bertujuan menjamin pasokan gas subsidi bagi masyarakat miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani.

Warga berharap langkah cepat pemerintah daerah mampu menstabilkan harga dan memastikan pasokan LPG untuk kebutuhan sehari-hari untuk warga korban banjir.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi
Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru