Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitanasional.com Di tengah masa transisi pemulihan pasca-banjir besar yang melumpuhkan sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Utara, secercah solidaritas muncul bagi para penjaga budaya. Tim Relawan Dewan Kesenian Aceh (DKA) menyalurkan bantuan khusus bagi para seniman terdampak, salah satunya kepada maestro alat musik tradisional di Kecamatan Lapang, Kamis (8/1/2026).

Bantuan kemanusiaan hasil kolaborasi Seniman Solo Raya dan Seniman Aceh di Solo Raya tersebut diserahkan langsung kepada Ibrahim, pimpinan grup kesenian Rapai sekaligus pemilik 10 unit Rapai Uroeh (Rapai Besar) di Gampong Merbo Jurong, Kecamatan Lapang.

Banjir besar yang melanda Aceh sejak akhir tahun lalu hingga awal Januari 2026 ini tidak hanya merusak ribuan rumah warga, tetapi juga memukul ekosistem kesenian. Berdasarkan data DKA, ratusan alat musik tradisional rusak dan hilang tersapu arus, termasuk instrumen ikonik seperti Rapai.

Program bantuan bertajuk “Dengan Seni Kami Berbagi” yang dikoordinasikan oleh Mas Turah ini hadir untuk memberikan dukungan moril dan materil bagi para pekerja seni yang kerap luput dari perhatian selama masa darurat bencana.

“Saat masyarakat fokus pada pembangunan hunian tetap, kita tidak boleh lupa pada para penjaga jiwa bangsa, yaitu para seniman. Bantuan ini adalah wujud persaudaraan dari rekan-rekan seniman di Solo untuk memastikan Bapak Ibrahim dan seniman lainnya di Aceh Utara dapat bangkit kembali,” ujar perwakilan relawan DKA.

Bapak Ibrahim, yang dikenal sebagai salah satu pelestari Rapai Uroeh instrumen perkusi raksasa khas Aceh merupakan tokoh sentral dalam kehidupan sosial dan budaya di Kecamatan Lapang. Penyaluran bantuan ini dilakukan tepat saat pemerintah setempat mulai membangun hunian tetap bagi warga terdampak di wilayah tersebut.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak keluarga Ibrahim serta memotivasi para seniman lokal untuk kembali menghidupkan sanggar-sanggar seni yang sempat terendam lumpur banjir.

Kehadiran solidaritas lintas wilayah ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antar-seniman tetap kokoh, meski di tengah ujian bencana yang berat bagi Provinsi Aceh.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron
Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati
Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian
Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik
DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Dek Pan, Minta Segera Ditahan
Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Rp11,2 Miliar dari Kemensos untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:04 WIB

2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik

Berita Terbaru