Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitinasional.com Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada 26 November 2025 berdampak serius terhadap dunia pendidikan. SD Negeri (SDN) 7 Tanah Luas, Kecamatan Tanah Luas, menjadi salah satu sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir.

Air merendam hampir seluruh ruang belajar dan fasilitas sekolah. Akibatnya, buku pelajaran, meja dan kursi siswa, serta peralatan elektronik sekolah rusak parah.

Kepala SDN 7 Tanah Luas, Nurhafdar, S.Pd., menyampaikan bahwa banjir merusak berbagai sarana penting penunjang kegiatan belajar mengajar. Data kerusakan yang dicatat pihak sekolah meliputi:

106 unit meja dan kursi siswa (sesuai jumlah siswa)

17 unit meja dan kursi guru

15 unit lemari (crombok)

1 unit komputer

1 unit printer

1 unit perangkat jaringan/WiFi

Papan tulis dan amplifier sekolah

Buku pelajaran siswa

Seragam siswa sekitar 30 persen ikut terendam

“Seluruh buku siswa rusak terendam air. Sampai sekarang buku pengganti belum ada,” ujar Nurhafdar, S.Pd.

Pantauan di sekolah pada Senin, 12 Januari 2026, atau hampir dua bulan pascabanjir, kondisi SDN 7 Tanah Luas masih memprihatinkan. Siswa masih belum memiliki buku pelajaran, bahkan sebagian terpaksa mengikuti proses belajar sambil duduk di lantai karena ketiadaan meja dan kursi.

“Kami tetap membuka sekolah agar anak-anak tidak tertinggal pelajaran, meskipun dengan keterbatasan yang sangat serius,” kata Nurhafdar.

Hingga kini, pihak sekolah mengaku belum menerima bantuan pemulihan fasilitas secara menyeluruh, baik penggantian meubelair, buku pelajaran, maupun perangkat belajar lainnya.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan, mengingat pemulihan sektor pendidikan semestinya menjadi prioritas pascabencana. Pihak sekolah berharap pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta instansi kebencanaan terkait segera mengambil langkah konkret agar hak belajar siswa tidak terus terabaikan akibat bencana.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:31 WIB

Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar

Berita Terbaru