PELITA NASIONAL | ACEH UTARA — Pemerintah Gampong Cibrek, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, terus mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan swakelola Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah gotong royong di areal persawahan untuk meningkatkan fungsi sarana pendukung pertanian.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 15 Mei 2026, tersebut melibatkan para petani dan masyarakat setempat. Mereka bekerja bersama menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan linggis untuk membersihkan serta memperbaiki area persawahan yang menjadi sumber penghidupan warga.
Geuchik Gampong Cibrek, Ahmadi, turut memantau langsung jalannya kegiatan. Menurutnya, pelaksanaan pembangunan melalui pola swakelola memberikan manfaat ganda, yakni mempercepat pembangunan desa sekaligus memberdayakan masyarakat.
“Melalui sistem swakelola, masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan. Selain hasil pekerjaan dapat langsung dimanfaatkan, warga yang terlibat juga memperoleh tambahan penghasilan dari upah kerja yang bersumber dari Dana Desa,” ujarnya.
Skema swakelola merupakan metode pelaksanaan kegiatan yang dikerjakan langsung oleh pemerintah desa bersama masyarakat tanpa melibatkan kontraktor. Seluruh proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan, dilakukan secara transparan dengan mengutamakan partisipasi warga.
Selain membuka kesempatan kerja sementara bagi masyarakat, pola ini juga dinilai mampu meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan sehingga pemeliharaan infrastruktur dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Perbaikan dan penataan areal persawahan tersebut diharapkan mampu memperlancar sistem pengairan, meningkatkan kualitas lahan pertanian, serta mendukung produktivitas hasil panen petani pada musim tanam mendatang.
Pemerintah Gampong Cibrek berharap semangat gotong royong yang menjadi budaya masyarakat tetap terjaga dan terus menjadi fondasi dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan sejahtera.()







