Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATANGKULI, ACEH UTARA, Senin (15/6/2026) – Tumpukan material berupa kayu gelondongan, ranting pohon, dan sampah organik berukuran besar kembali menjadi ancaman bagi aliran sungai di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. Setelah sebelumnya sempat menyumbat kolong jembatan di kawasan Gampong Parang Sikureung dan Gampong Meunasah Meuria, material tersebut kini dilaporkan hanyut ke hilir dan tertahan di aliran sungai wilayah Gampong Meunasah Mee.

Keberadaan tumpukan kayu di tengah aliran sungai menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena berpotensi menghambat arus air, mempercepat erosi bantaran sungai, serta meningkatkan risiko banjir saat debit air kembali naik.

Berdasarkan pemantauan warga pada Senin, 15 Juni 2026, material tersebut diduga terbawa arus deras akibat meningkatnya debit sungai dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan yang tinggi di wilayah hulu menyebabkan berbagai material kayu dan ranting terseret ke badan sungai hingga akhirnya tersangkut di sejumlah titik yang memiliki aliran lebih sempit.

Salah seorang warga setempat mengatakan, apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, tumpukan kayu dapat menjadi sumbatan yang lebih besar dan memicu luapan air ke kawasan permukiman maupun lahan pertanian warga.

Selain mengancam keselamatan infrastruktur sungai, tumpukan kayu tersebut juga dikhawatirkan dapat merusak lingkungan sekitar dan mengganggu aktivitas masyarakat yang memanfaatkan sungai sebagai jalur pengairan lahan pertanian.

Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera mengambil langkah penanganan, baik melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat maupun dengan mengerahkan alat berat untuk mengangkat material yang menyumbat aliran sungai.

Tokoh masyarakat setempat menilai pembersihan harus dilakukan secepat mungkin agar fungsi sungai kembali normal dan potensi bencana dapat diminimalkan.

“Jangan menunggu sampai terjadi banjir atau jembatan rusak. Material ini harus segera dievakuasi supaya aliran sungai kembali lancar,” ujar seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat juga meminta adanya pemantauan berkala di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Matangkuli selama musim hujan guna mengantisipasi munculnya kembali tumpukan material kayu yang berpotensi mengganggu kelancaran arus sungai dan membahayakan lingkungan sekitar. (Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khitan Massal Gratis YBM PLN dan Yakesma Aceh Bantu Puluhan Anak di Aceh Utara
Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir
Jaga Kebugaran di Tengah Kesibukan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa Berolahraga Bersama Ketua DPW Partai Aceh
Dinasti Setoran Sukoharjo: Ketika Jabatan Bupati Diwariskan Lengkap dengan Tarif Upetinya
Camat Lhoksukon Kukuhkan Tuha Peut Gampong, Wujudkan Pemerintahan Desa yang Kuat dan Berintegritas
Bupati Aceh Utara Hadiri Peresmian Bendungan Krueng Keureuto oleh Presiden Prabowo
Pekan Depan, Bupati Aceh Utara Salurkan Sepeda Motor untuk 852 Imum Gampong
Rumah Warga Roboh Diterjang Angin Kencang di Cot Barat, Tanah Luas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:52 WIB

Khitan Massal Gratis YBM PLN dan Yakesma Aceh Bantu Puluhan Anak di Aceh Utara

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:03 WIB

Bupati Aceh Utara dan Kemensos RI Salurkan Santunan Rp2,48 Miliar bagi 496 Korban Luka Akibat Banjir

Senin, 13 Juli 2026 - 17:58 WIB

Jaga Kebugaran di Tengah Kesibukan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa Berolahraga Bersama Ketua DPW Partai Aceh

Senin, 13 Juli 2026 - 16:01 WIB

Dinasti Setoran Sukoharjo: Ketika Jabatan Bupati Diwariskan Lengkap dengan Tarif Upetinya

Senin, 13 Juli 2026 - 11:28 WIB

Camat Lhoksukon Kukuhkan Tuha Peut Gampong, Wujudkan Pemerintahan Desa yang Kuat dan Berintegritas

Berita Terbaru