Peringati Hari Perempuan, Massa Protes Soal Oligarki Dan Bawakan ‘Gurita Bertanduk’

- Penulis

Selasa, 8 Maret 2022 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa aksi peringatan Hari Perempuan Sedunia di Patung Kuda (Anggi-detikcom).

i

Foto: Massa aksi peringatan Hari Perempuan Sedunia di Patung Kuda (Anggi-detikcom).

Jakarta (PN) – Peringatan Hari Perempuan Sedunia, massa mengatasnamakan organisasi perempuan menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Massa menampilkan gurita bertanduk sebagai bentuk protes terhadap oligarki.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (8/3/2022), tampak gurita raksasa bermata lima itu dipamerkan di tengah-tengah massa. Ada tulisan oligarki di punggung gurita itu.

Salah satu peserta aksi juga membacakan puisi bertema kekerasan seksual pada perempuan. Peserta kemudian membubuhkan cap tangan dengan tinta ungu ke pakaian para peserta.

Kepala Departemen Kajian Aksi Strategis BEM FH UI, Sakanti, mengatakan pihaknya ikut aksi Hari Perempuan Sedunia untuk menuntut pihak kampus mengimplementasikan Permendikbudristek Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Dia menyebut kekerasaan seksual terhadap perempuan masih sering terjadi di lingkungan kampus.

“Hak-hak mahasiswa perempuan banyak dilanggar karena sampai saat ini banyak kampus termasuk UI sendiri masih tidak mengimplementasikan Kemendikbudristek TPKS padahal itu sudah menjadi mandat Kemendikbud bahwa setiap kampus bebas dari kekerasan seksual,” kata Sakanti.

Sakanti mengatakan masih banyak kampus-kampus yang tidak menerapkan peraturan tersebut. Dia khawatir kekerasan seksual di lingkungan kampus terus terjadi.

“Kampus-kampus masih banyaknya menutup mata telinga padahal itu kewajiban mereka untuk menciptakan rasa aman,” pungkas Sakanti.[]

Sumber : detikNews.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Pemkab Aceh Utara Buka Posko Utama di Pendopo Bupati, Koordinasi Penanganan Banjir Dipusatkan di Sana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:39 WIB

Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam

Berita Terbaru