Polda Aceh Kerahkan Ratusan Alsintan untuk Dukung Penanaman Jagung Serentak Kuartal III

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL.COM | JANTHO — Polda Aceh mengerahkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III tahun 2025. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, pada Rabu (9/7/2025) ini melibatkan ratusan unit alsintan, meliputi enam traktor roda empat, 23 handtraktor, 115 corn seeder, 46 pompa air, 56 alat pengukur tanah, dan 46 sprayer.

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, menjelaskan bahwa penanaman jagung ini melibatkan kelompok tani Palapa KM 66, salah satu dari 54 kelompok tani yang mendukung program tersebut.

“Benih jagung yang digunakan adalah jenis Maxxi, benih unggulan dari Dinas Pertanian Aceh Besar yang terbukti adaptif terhadap kondisi cuaca serta menghasilkan pertumbuhan yang seragam dan optimal,” ungkap Irjen Achmad Kartiko.

Berdasarkan verifikasi lapangan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), total lahan siap tanam seluas 141,7 hektar. Lahan tersebut terdiri dari 41 hektar kawasan perhutanan sosial dan 100,7 hektar non-perhutanan sosial.

Polda Aceh juga akan mendorong kerja sama strategis dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), ATR/BPN, dan pemerintah daerah, guna penambahan lahan tanam ke depan.

“Penanaman jagung ini akan dilaksanakan bertahap di 56 titik lahan yang tersebar di wilayah polres/polresta jajaran, dengan target produksi mencapai 600 ton,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jenderal bintang dua lulusan Akabri 1991 itu menegaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, namun juga menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat dan stabilitas keamanan di Aceh.

“Kami memohon dukungan dan arahan dari Kapolri serta instansi terkait dalam menyelesaikan persoalan struktural seperti ketersediaan lahan, demi tercapainya pembangunan berkelanjutan yang adil dan inklusif di Aceh,” pungkasnya.[Ril]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu
Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi
Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:53 WIB

Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Berita Terbaru