Bergerak Ke Gedung KPK, Massa BEM SI  Dihadang Aparat

- Penulis

Senin, 27 September 2021 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berhadap-hadapan dengan barisan aparat yang berjaga di Jalan Kuningan Persada K4, Jakarta Selatan. Massa BEM SI yang ingin berunjuk rasa tak bisa mendekati Gedung KPK lantaran dihalangi oleh barisan aparat tersebut.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, Jajaran Polisi Wanita (Polwan) dengan bermodalkan seutas tali berwarna putih menghalang kehadiran massa aksi dari elemen mahasiswa ini.

Tindakan kepolisian ini menuai protes dari mahasiswa. Mereka hanya bisa melakukan aksi sekitar 180 meter dari Gedung Merah Putih KPK.

“Pak polisi apa sengaja menaruh Polwan di hadapan mahasiswa. Kita mau maju ke depan Gedung Merah Putih,” ujar perwakilan mahasiswa lewat pengeras suara, Senin (27/9).

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK berlangsung beberapa meter dari Gedung Merah Putih KPK. Jajaran kepolisian menutup akses jalan di Jalan Kuningan Persada K4, Setiabudi, Jakarta Selatan

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh BEM SI dan GASAK juga dilakukan untuk menuntut pembatalan pemecatan 57 pegawai KPK pada 30 September mendatang.

Adapun aksi turun ke jalan ini merespons sikap diam Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap surat yang telah disampaikan mahasiswa.

“Kami dari Unsri [Universitas Sriwijaya] akan bawa pulang Pak Firli [yang berasal dari Sumatera Selatan]. Pecat, pecat, pecat pak Firli. KPK enggak memiliki marwah lagi karena ulah Pak Firli yang berselingkuh dengan para koruptor dan oligarki,” ujar Presiden Mahasiswa Unsri, Dwiki Sandy, saat menyampaikan orasi, Jakarta, Senin (27/9).

Sumber : CNN Indonesia

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WIB

MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:48 WIB

Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung

Senin, 4 Mei 2026 - 22:28 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir

Senin, 4 Mei 2026 - 10:57 WIB

Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Berita Terbaru