Dukun Gadungan Bunuh Pasutri di Pemalang Pakai Kopi Beracun

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Antara

i

Foto : Antara

PELITANASIONAL | SEMARANG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan pasangan suami istri asal Desa Datar, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang. Pelaku berinisial I ditangkap setelah terbukti menghabisi nyawa MR (37) dan NAT (34) dengan modus berpura-pura sebagai dukun pengganda uang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, menjelaskan peristiwa itu bermula saat korban yang tengah kesulitan ekonomi meminta bantuan pelaku untuk melakukan ritual penggandaan uang. Namun, setelah upaya tersebut tidak membuahkan hasil, korban menagih uang Rp2 juta kepada pelaku.

“Pelaku kemudian menyuguhkan kopi yang sudah dicampur racun jenis apotas. Kopi itu diberikan kepada korban dengan alasan sebagai syarat ritual terakhir dan harus diminum di tempat sepi pada tengah malam,” kata Dwi, Rabu (20/8/2025).

Kedua korban ditemukan tewas di bekas lokasi pemecah batu di Warungpring pada Minggu (10/8). Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka I merupakan residivis kasus pembunuhan dengan modus serupa. Pada 2004, ia divonis 20 tahun penjara dan bebas pada 2019.

“Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain mengingat tersangka pernah melakukan kejahatan dengan pola yang sama,” jelas Dwi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir
Presiden Prabowo Kumpulkan Para Menteri di Hambalang, Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal
250 Ton Beras Ilegal Masuk Sabang, Menteri Amran: “Ini Sudah Direncanakan!”
Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan
Banjir dan Genangan air Mengintai, Bupati H. Ismail Ajalil Keluarkan Peringatan Darurat
Aceh Utara Memeriahkan Hari Guru Nasional ke-80 dengan Doa, Lomba, Diskusi Panel, dan Insentif Guru Dayah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Selasa, 25 November 2025 - 20:11 WIB

Tanggul Sungai di Lhoksukon Jebol, Warga Gampong Kreung Lt Panik Dihantui Banjir

Minggu, 23 November 2025 - 23:59 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Para Menteri di Hambalang, Bahas Penertiban Hutan dan Tambang Ilegal

Minggu, 23 November 2025 - 23:34 WIB

250 Ton Beras Ilegal Masuk Sabang, Menteri Amran: “Ini Sudah Direncanakan!”

Minggu, 23 November 2025 - 19:30 WIB

Banjir Aceh Utara: Ribuan Warga Terendam, Pemerintah Turun Tangan Salurkan Bantuan

Berita Terbaru