Serah Terima Jabatan, Brigjen Marzuki Pimpin Polda Aceh

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Pataka Polda Aceh “Machdum Sakti” dari Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko kepada Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah.[Ist]

i

Penyerahan Pataka Polda Aceh “Machdum Sakti” dari Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko kepada Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah.[Ist]

PELITANASIONAL | BANDA ACEH — Suasana haru dan khidmat menyelimuti Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Aceh pada Sabtu (23/8/2025) saat digelar prosesi lepas sambut Kapolda Aceh.

Tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih dari Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko kepada Brigjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., seorang perwira tinggi Polri putra asli Aceh.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan Pataka Polda Aceh “Machdum Sakti”, simbol kehormatan sekaligus tanggung jawab dalam memimpin korps Bhayangkara di Bumi Serambi Mekkah.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Achmad Kartiko mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaan atas perjalanan pengabdiannya di Aceh. Hampir dua tahun ia memimpin Polda Aceh, berbagai agenda strategis berhasil dituntaskan dengan baik, mulai dari Pemilu 2024, Pilkada Serentak, hingga PON XXI Aceh-Sumut.

Selain itu, pengamanan sejumlah peringatan penting seperti Milad GAM, Hari Damai Aceh, dan peringatan tsunami juga berlangsung aman dan kondusif. “Semua capaian ini lahir dari kerja keras dan dedikasi seluruh personel, mulai dari tamtama hingga pejabat utama, serta dukungan masyarakat,” katanya.

Salah satu prestasi yang membanggakan menurutnya adalah diraihnya Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penghargaan itu disebut sebagai bukti pengakuan nasional atas konsistensi Polda Aceh menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Rencong.

Sebelum menutup sambutannya, Achmad Kartiko menitipkan pesan kepada seluruh anggota Polda Aceh agar tetap solid dan menjadikan pengabdian sebagai ibadah. “Jagalah martabat Polda Aceh sebagai bagian dari wilayah yang memiliki kekhususan, sehingga semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” pesannya.

Usai melepas jabatan, ia akan melanjutkan tugas baru sebagai perwira tinggi di Bareskrim Polri.

Sementara itu, Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa amanah sebagai Kapolda Aceh bukan hanya kehormatan, melainkan juga tanggung jawab besar. Menurutnya, serah terima jabatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi simbol kesinambungan kepemimpinan dan loyalitas terhadap institusi.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Irjen Pol Achmad Kartiko yang dinilainya telah membawa Polda Aceh pada capaian luar biasa. “Segala hal positif yang telah diwariskan akan menjadi inspirasi sekaligus motivasi untuk kita tingkatkan bersama,” ujarnya.

Marzuki menekankan pentingnya memperkuat soliditas internal dan pelayanan publik sebagai fondasi mewujudkan Polri yang Presisi. Dengan visi dan komitmen jelas, ia bertekad mendukung program nasional, khususnya Asta Cita Presiden dan transformasi Polri, demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

“Amanah ini akan saya emban dengan penuh keikhlasan, keberanian, dan keteguhan hati. Saya mohon dukungan dari seluruh jajaran untuk menjaga marwah institusi Polri di Bumi Serambi Mekkah,” pungkasnya.

Prosesi lepas sambut Kapolda Aceh kali ini bukan sekadar seremoni pergantian pimpinan. Lebih dari itu, momen ini menjadi simbol kesinambungan pengabdian Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di daerah.

Dengan hadirnya Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah sebagai Kapolda baru, publik menaruh harapan agar Polda Aceh terus bertransformasi, semakin dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan semangat Presisi.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal
Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total
Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir
Banjir Tinggi Lumpuhkan Akses Jalan Medan–Banda Aceh di Syamtalira Aron, Warga Terjebak Hingga Dua Hari
Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako
Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak
Banjir Lumpuhkan Aceh Utara: 19 Kecamatan Terendam, 44 Ribu Warga Mengungsi, Jaringan Internet Padam
Presiden Prabowo Kirim Bantuan Besar untuk Aceh dan Sumatera: 10.000 Ton Beras dan 2.000 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir di Aceh
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 00:46 WIB

Data sementara Banjir Aceh Utara Meluas: 57 Ribu Jiwa Mengungsi, 41 Orang Meninggal

Sabtu, 29 November 2025 - 16:12 WIB

Jembatan di Jalur Banda Aceh–Medan Ambruk ke Sungai saat Banjir, Arus Lalu Lintas Lumpuh Total

Sabtu, 29 November 2025 - 14:15 WIB

Yayasan Tunas 08 Jaya Abadi Dirikan Posko di Paya Berandang, Relawan Tunas Prabowo Turun Bantu Korban Banjir

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Banjir Masih Rendam 57 Gampong di Tanah Luas, Warga Belum Terima Bantuan Sembako

Jumat, 28 November 2025 - 17:49 WIB

Ratusan KK di Gampong Rawa Terendam Banjir, Akses Lumpuh Total dan Warga Butuh Bantuan Mendesak

Berita Terbaru