Warga Bundar Geger, Pria Ditemukan Meninggal di Parit Kantoran Bupati Aceh Tamiang

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG | PELITA NASIONAL Warga Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria di dalam parit kawasan komplek perkantoran Bupati Aceh Tamiang, Selasa (11/11/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ramadhan Nur alias Danur (28), warga Desa Sekerak Kanan, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang. Ia baru seminggu berada di kampung halamannya setelah pulang merantau dari Malaysia.

Menurut keterangan keluarga, malam sebelum ditemukan meninggal, Danur berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 20.00 WIB. Ia mengatakan hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Sekerak usai menemui teman-temannya di kawasan Karang Baru. Sekitar pukul 02.00 dini hari, korban masih sempat berkomunikasi lewat pesan WhatsApp dengan istrinya dan berencana pulang ke rumah mertuanya di Dusun Buntu, Desa Sekerak.

Namun keesokan paginya, warga Bundar dikejutkan dengan penemuan jasad Danur di dalam parit tepi jalan kawasan Jalan Perumahan Banjir, tepat di belakang komplek perkantoran bupati. Di lokasi, polisi juga menemukan sepeda motor korban dalam kondisi rusak berat.

“Diduga korban meninggal akibat kecelakaan tunggal. Saat itu hujan deras dan jalan licin, kemungkinan korban tergelincir hingga masuk ke dalam parit,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, AKP Delyan Putra, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

AKP Delyan bersama tim Satreskrim Polres Aceh Tamiang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Muda Sedia untuk kepentingan visum. Barang bukti berupa sepeda motor dan sandal korban turut diamankan dari lokasi.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami belum bisa memastikan penyebab dan motif kematian korban,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang, AKP Rahmad, yang baru beberapa hari bertugas di wilayah tersebut.

Sejumlah warga menuturkan, parit di kawasan itu tertutup semak-semak dan minim penerangan. Hal tersebut membuat lokasi rawan kecelakaan, terutama saat hujan dan malam hari.

“Kami sering melintas di sini. Kalau malam, gelap sekali, dan paritnya tidak ada pagar pengaman,” ujar seorang warga setempat.

Peristiwa ini menimbulkan duka dan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat. Mereka berharap pihak kepolisian dapat mengusut penyebab kematian korban secara transparan, serta pemerintah daerah memperhatikan keselamatan dan penerangan jalan di kawasan perkantoran tersebut.

Kini, keluarga hanya bisa menunggu hasil penyelidikan polisi. Sementara warga Bundar masih sulit melupakan pagi kelabu itu saat seorang pemuda yang baru pulang, justru berpulang untuk selamanya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Wartawan Online Aceh: Azhari Rais Pimpin Mubes III PWO di Idi Rayeuk
Janda Dua Anak di Idi Cut Tinggal di Rumah Memprihatinkan, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah
Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi
Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:02 WIB

Konsolidasi Wartawan Online Aceh: Azhari Rais Pimpin Mubes III PWO di Idi Rayeuk

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:14 WIB

Janda Dua Anak di Idi Cut Tinggal di Rumah Memprihatinkan, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie

Berita Terbaru