Generasi Muda Terancam, Wakapolres Aceh Tengah: Orang Tua Jangan Diam!

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON | PELITA NASIONAL Suasana damai Subuh di Masjid Al-Hasanan, Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, menjadi panggung serius untuk menyadarkan masyarakat: generasi muda Aceh Tengah sedang terancam oleh pengaruh negatif. Safari Rabu Berkah kali ini bukan sekadar seremonial, melainkan peringatan keras bagi semua orang tua dan warga.

Kegiatan yang berlangsung Rabu (12/11/2025) dihadiri Wakapolres Aceh Tengah Kompol Samsir, Kapolsek Bebesen IPTU Dasril, Wakil Bupati, Sekda, Rektor IAIN Takengon, Ketua MPU, Kajari, Kepala Kemenag, serta pejabat dan perwira Polres. Agenda meliputi salat Subuh berjemaah, tausyiah, dan penyampaian pesan kamtibmas.

Di balik ketertiban yang terlihat, Wakapolres menyoroti ancaman nyata bagi anak-anak: narkoba, pergaulan bebas, dan perilaku menyimpang. Lingkungan yang tampak damai ternyata menyembunyikan risiko besar bagi moral generasi muda.

“Anak adalah amanah Allah. Mereka harus dijaga agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, cinta tanah air, dan taat pada agama serta orang tua,” tegas Kompol Samsir. Pesan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak boleh diabaikan.

Wakapolres menegaskan, polisi tidak bisa bekerja sendiri. Ketidakpedulian orang tua dan masyarakat akan membuat pengaruh negatif merajalela, meski wilayah tampak aman secara fisik. Pesan ini seolah menampar siapa pun yang berpangku tangan.

Kehadiran tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan aparat kepolisian menjadi simbol kolaborasi yang nyata. Mereka hadir bukan hanya untuk formalitas, tapi untuk menegaskan bahwa keamanan fisik dan moral harus dijaga bersama.

Aceh Tengah bisa tetap damai, tetapi generasi muda hanya akan selamat bila seluruh warga bertindak. Bangun kepedulian, tegur yang salah, arahkan anak-anak pada kebaikan, dan jadikan ini panggilan bersama: jangan biarkan pengaruh negatif merusak masa depan Aceh.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Berita Terbaru