Pemilihan Geuchik Matang Jeulikat Berlangsung Tertib, Idris (Tgk Peudawa) Terpilih untuk Periode 2025–2031

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATANG JEULIKAT – Pemilihan Geuchik Gampong Matang Jeulikat, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Kamis (20/11/2025), berlangsung tertib dan partisipatif. Warga terlihat antusias hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kantor Geuchik setempat untuk memilih pemimpin gampong periode 2025–2031.

Sebanyak lima calon mengikuti pemilihan, yakni Juaini, Muhammad Irwan, Darkasyi, Idris (Tgk Peudawa), dan Muhammad Jaban.

Proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan kondusif dengan melibatkan perangkat desa, Tuha Peut, dan unsur keamanan.

Ketua Panitia Pemilihan Gampong (P2G), Boihaki, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan tingginya rasa kepedulian warga terhadap pembangunan gampong,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, Idris (Tgk Peudawa) unggul dengan perolehan 227 suara.

Posisi kedua ditempati Darkasyi dengan 213 suara, disusul Muhammad Jaban yang meraih 150 suara. Dua calon lainnya, Muhammad Irwan memperoleh 82 suara, sementara Juaini mendapat 25 suara.

Seluruh 537 suara dinyatakan sah, sesuai jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang juga sebanyak 537 pemilih. Tidak ditemukan suara tidak sah, menandakan proses pemilihan berlangsung efektif dan tanpa kendala teknis.

Perwakilan Camat Seunuddon, Ismohar, mengapresiasi pelaksanaan pemilihan yang berlangsung demokratis. Ia berharap geuchik terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik serta mengutamakan musyawarah dalam penyusunan kebijakan gampong.

“Kebijakan desa harus diputuskan bersama melalui musyawarah, dan kegiatan keagamaan di meunasah perlu terus diperkuat,” katanya.

Geuchik terpilih, Idris (Tgk Peudawa), menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat.

“Insya Allah saya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan merangkul seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.

Pemilihan tersebut turut dihadiri Kapolsek Seunuddon, Imum Mukim, Babinsa Koramil, Bhabinkamtibmas, Tuha Peut, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan proses demokrasi di tingkat gampong.

Dengan selesainya proses pemilihan, masyarakat berharap kepemimpinan baru dapat membawa Gampong Matang Jeulikat menuju pembangunan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Berita Terbaru