Mendagri Lepas Praja IPDN ke Daerah Bencana, Aceh Termasuk Tujuan Penugasan

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | PELITA NASIONAL– Minggu, 4 Januari 2026 – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan arahan kepada Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang akan diberangkatkan ke sejumlah daerah terdampak bencana di Indonesia. Aceh menjadi salah satu wilayah tujuan penugasan.

Dalam arahannya, Mendagri menekankan agar para Praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan secara langsung di lapangan, khususnya dalam membantu menghidupkan kembali roda pemerintahan yang terganggu pascabencana.

Tito menyebut kehadiran Praja IPDN di daerah bencana diharapkan dapat memperkuat administrasi pemerintahan, membantu pelayanan publik, serta mendukung pendataan warga terdampak yang selama ini terkendala akibat rusaknya infrastruktur dan hilangnya dokumen kependudukan.

Namun, kebijakan pengiriman Praja IPDN ke daerah terdampak bencana juga menuai perhatian publik. Sejumlah pengamat menilai, langkah ini mencerminkan masih lemahnya kesiapsiagaan birokrasi di daerah rawan bencana, termasuk di Aceh yang dalam beberapa tahun terakhir kerap mengalami banjir besar.

Di sejumlah wilayah terdampak di Aceh, pelayanan pemerintahan sempat terhenti akibat rusaknya kantor desa, kecamatan, hingga fasilitas publik lainnya. Kondisi tersebut memperlihatkan belum optimalnya sistem mitigasi dan perencanaan penanganan bencana yang berkelanjutan.

Penugasan Praja IPDN diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga diiringi dengan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah, percepatan pemulihan infrastruktur pemerintahan, serta penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Hingga saat ini, Kementerian Dalam Negeri belum merinci jumlah Praja IPDN yang dikirim ke masing-masing daerah, termasuk Aceh, serta durasi penugasan di wilayah terdampak bencana. (PN)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB