Sentuhan Spiritual dan Keceriaan: AOCC Bersama Gen Z UIN SUNA Pulihkan Senyum Anak-Anak Aceh Utara

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitanasional.com– Luka pascabencana sering kali tidak hanya membekas pada infrastruktur yang hancur, namun juga menyisakan trauma mendalam di benak anak-anak. Menyadari hal tersebut, lembaga kemanusiaan Aceh Orphan Center for the Children (AOCC) berkolaborasi dengan barisan relawan muda dari Gen Z UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNa) Lhokseumawe menggelar aksi kemanusiaan di Desa Bukit Padang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Jumat (23/01/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah paket lengkap pemulihan berbasis spiritual dan psikososial. Di tengah sisa-sisa dampak bencana, para relawan hadir membawa semangat baru melalui rangkaian agenda silaturahmi, pengajian bersama, pendampingan trauma healing, hingga pembagian kitab suci Al-Qur’an dan Iqra.

Kolaborasi Lintas Batas

Aksi yang dipusatkan di Posko Trauma Healing Klaster 3 Desa Bukit Padang ini menunjukkan betapa kuatnya kekuatan kolaborasi. Dukungan penuh mengalir dari berbagai pihak, mulai dari Pos Terpadu BNPB Korem 011/Lilawangsa yang mengawal sisi logistik dan keamanan, hingga Indonesian Gastronomi Association (IGA). Uniknya, solidaritas ini pun melintasi samudra dengan adanya donasi dari sejumlah hamba Allah di New York, Amerika Serikat, yang bertindak sebagai mitra kolaborasi internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama generasi muda di sini, tidak merasa sendirian. Bantuan fisik itu penting, tetapi kesehatan mental dan asupan spiritual adalah fondasi untuk bangkit kembali,” ujar salah satu koordinator lapangan dari AOCC.

Menanam Nilai Spiritual di Tengah Duka

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan penyerahan bantuan Al-Qur’an dan Iqra kepada puluhan anak-anak dan warga setempat. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Panitia berharap pemberian ini dapat menjadi pemantik bagi warga untuk kembali menghidupkan majelis ilmu dan pengajian di tingkat desa, yang sempat terhenti akibat bencana.

Suasana haru sekaligus khidmat menyelimuti sesi pengajian bersama. Anak-anak tampak antusias melantunkan ayat-ayat suci. Pasca pengajian, para relawan dari Gen Z UIN SUNA mengajak anak-anak melakukan tes hafalan surah-surah pendek (Juz Amma). Sebagai bentuk apresiasi dan upaya membangkitkan hormon kebahagiaan, setiap anak yang berani maju dan lancar menghafal diberikan hadiah berupa boneka serta paket edukasi.

Trauma Healing: Mengubah Tangis Menjadi Tawa

Aspek paling krusial dalam aksi ini adalah pendampingan trauma healing. Menggunakan pendekatan “Anak Ceria”, para relawan yang mayoritas mahasiswa ini mengajak anak-anak bermain gim interaktif, bernyanyi, dan bercerita. Strategi ramah anak ini bertujuan untuk mengalihkan memori kolektif mereka dari peristiwa bencana yang menakutkan menuju pengalaman masa kecil yang menyenangkan.

Meskipun akses menuju Desa Bukit Padang masih tergolong sulit dengan medan yang licin dan beberapa titik jalan yang rusak, hal tersebut tidak menyurutkan langkah para relawan. “Melihat tawa mereka saat memeluk boneka baru adalah obat bagi kelelahan kami menempuh perjalanan jauh,” ungkap seorang relawan Gen Z.

Harapan dan Komitmen Berkelanjutan

Marzuki, salah seorang warga yang rumahnya turut terdampak, mengungkapkan rasa harunya. Baginya, kehadiran para pemuda dan lembaga AOCC memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi warga desa.

“Kegiatan ini membawa ketenangan, kebahagiaan, dan harapan baru bagi anak-anak serta keluarga kami. Mereka yang sebelumnya murung, kini mulai bisa bercanda lagi,” tutur Marzuki dengan mata berkaca-kaca.

AOCC dan Gen Z UIN SUNA Lhokseumawe menegaskan bahwa aksi ini bukanlah yang terakhir. Komitmen untuk memberikan dukungan spiritual dan psikososial akan terus dilanjutkan ke beberapa titik klaster lainnya di Aceh Utara. Melalui sinergi antara nilai religius dan kepedulian sosial, diharapkan proses pemulihan masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, demi masa depan anak-anak Aceh yang lebih cerah.


Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi
Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah
Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026
Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie
Bupati Aceh Utara Lepas Pawai Ta’aruf dan Bazar Muharram Gratis Peringati 1 Muharram 1448 H
Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Surat Sakti yang Tak Pernah Sakti: Ketika “Pemutusan Kontrak PT Wajar Corpora” Hanya Jadi Bahan Obrolan Warung Kopi

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:32 WIB

Harga Turun, Pembeli Sepi, Petani Semangka Tanjong Ulim Resah

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:20 WIB

Balai Wilayah Sungai Sumatera I Gelar Penandatanganan Pakta Integritas dan PKS Program P3-TGAI 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:51 WIB

Siswi Penghafal Al-Qur’an Jadi Korban Kecelakaan Maut di Pidie

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Berita Terbaru