Kurang 24 Jam, Resmob Tangkap Pelaku Perampasan Motor di Banda Aceh

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | BANDA ACEH – Tim Resmob Satreskrim Polresta Banda Aceh bergerak cepat membekuk dua remaja pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di kawasan Pasar Aceh, Minggu (21/9/2025) dini hari. Korban, MIS (16), mengalami luka bacok dan kehilangan sepeda motornya.

Kedua pelaku berinisial MSRH (18) dan MAA (16), keduanya warga Banda Aceh yang masih berstatus pelajar. Mereka ditangkap di rumah masing-masing hanya beberapa jam setelah kejadian.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono, melalui Kasatreskrim AKP Donna Briadi, menyampaikan bahwa aksi ini bermula ketika korban pamit kepada orang tuanya untuk keluar bersama temannya menggunakan sepeda motor Honda Vario BL 4410 AAW. Sekitar pukul 02.30 WIB, orang tua korban mendapat kabar bahwa anaknya dibacok dan dilarikan ke RSUZA Banda Aceh.

“Setibanya di rumah sakit, korban mengaku diserang orang tak dikenal. Selain membacok, pelaku juga merampas sepeda motor miliknya,” ujar AKP Donna dalam konferensi pers di Mapolresta, Senin (22/9/2025).

Hasil penyelidikan cepat, polisi menemukan motor korban di kawasan Simpang Lampeunurut, Aceh Besar, pada Minggu sore. Dari sana, jejak pelaku mulai terungkap hingga tim berhasil mengamankan MSRH di Desa Lamlagang. Interogasi mengarah kepada MAA yang kemudian ditangkap di Kecamatan Meuraxa.

Keduanya diketahui tergabung dalam kelompok remaja TAM (Timur Anti Mundur). Dari keterangan pelaku, aksi ini dipicu konflik dengan kelompok lain bernama IKAO (Ikatan Keluarga Anti Onar).Perselisihan yang dipicu ajakan salah satu rekannya, RSP, berujung pada aksi pembacokan terhadap MIS dan perampasan motor.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain sebilah samurai sepanjang 1 meter, motor korban, motor trail Kawasaki milik pelaku, jaket hoodie abu-abu, dan celana training.

“Selain dua pelaku, kami masih mendalami kemungkinan keterlibatan anggota lain dalam kelompok ini. Jika terbukti, akan diproses sesuai hukum,” tegas AKP Donna.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 351 ayat (2) KUHP, Pasal 365 ayat (1) dan (2) KUHP, serta Pasal 55 dan 56 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.

AKP Donna juga mengingatkan peran orang tua dan guru dalam mengawasi pergaulan anak. “Pelajar sebaiknya tidak ikut-ikutan geng motor atau kelompok yang merugikan. Fokuslah pada pendidikan dan menjaga nama baik keluarga maupun sekolah,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Perkuat P4GN, Bupati Aceh Utara Matangkan Pembentukan BNN Kabupaten
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:43 WIB

Kolaborasi Pendidikan Diperkuat, Aceh Utara Tancap Gas Tingkatkan Mutu

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Kamis, 9 April 2026 - 22:02 WIB

Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!

Rabu, 8 April 2026 - 12:51 WIB

Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan

Berita Terbaru