Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE | PELITA NASIONAL – Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., menegaskan komitmen jajarannya dalam melakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan dalam agenda “Ngopi Bareng” bersama insan pers mitra Kodim di Makodim setempat, Senin (27/04/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Dandim menyoroti tiga agenda besar: pembangunan jembatan gantung, normalisasi lahan sawah pasca-banjir, dan inisiasi pembangunan Koperasi Merah Putih.

Jembatan Gantung Plu Pakam Target Rampung 2 Bulan

Merespons aspirasi warga mengenai ketiadaan akses penyeberangan di Dusun Igram, Dandim memastikan pembangunan jembatan gantung perintis menuju Desa Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, mulai dikerjakan bulan April ini.

“Tim sudah di lapangan. Jembatan ini memiliki bentangan sekitar 100 meter dengan lebar 1,2 meter. Target kami maksimal dua bulan selesai agar anak sekolah dan warga tidak lagi terisolir,” ujar Dandim.

Inisiasi Koperasi Merah Putih di Tiap Wilayah

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dandim mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk berkoordinasi dengan Danramil setempat guna menyiapkan lokasi dengan kriteria sebagai berikut:

  • Status Lahan: Wajib memiliki legalitas hukum (bisa lahan desa, Pemkab, kementerian, atau hibah).

  • Dimensi & Akses: Ukuran lahan minimal 25 m x 33 m dan wajib dapat diakses kendaraan roda 3 maupun roda 4.

  • Demografi: Terletak di kawasan dengan populasi minimal 500 jiwa.

“Koperasi ini adalah upaya kita memperkuat ketahanan ekonomi lokal. Jika syarat lahan terpenuhi, segera komunikasikan ke Koramil agar bisa kita proses lebih lanjut,” tegas Letkol Arh Jamal Dani Arifin.

Normalisasi 27 Desa dan Pendampingan Program MBG

Terkait dampak banjir, Kodim 0103/Aceh Utara tengah fokus melakukan stripping lahan dan pembersihan sedimen irigasi di 4 kecamatan dan 27 desa (termasuk Sawang, Muara Batu, dan Dewantara). Menariknya, 95% pekerjaan dilakukan secara manual guna memastikan pembersihan lahan sawah lebih presisi.

Di sisi lain, Dandim juga menginstruksikan seluruh Babinsa dan Danramil untuk melakukan pengawasan ketat terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar pendistribusiannya tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

“TNI harus hadir di setiap lini, mulai dari pembangunan fisik, penguatan ekonomi melalui koperasi, hingga memastikan gizi masyarakat terjamin melalui program MBG,” pungkasnya.(Mul)


Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru