Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH LUAS  | PELITA NASIONAL– Semangat mewujudkan kedaulatan pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bergema kuat di Kabupaten Aceh Utara. Sebagai aksi nyata, unsur Muspika Kecamatan Tanah Luas bersama 37 Geuchik (Kepala Desa) melakukan normalisasi saluran sekunder irigasi sayap kanan secara swadaya, Sabtu (2/5/2026).

Langkah kolaboratif ini diambil sebagai respon cepat untuk mengoptimalkan kembali fungsi Bendungan Krueng Pase di Lubok Tuwe. Sebagaimana diketahui, bendungan vital ini sempat mengalami kerusakan sejak tahun 2020 dan baru saja tuntas diperbaiki pada tahun 2026. Namun, harapan petani untuk segera menggarap lahan terhambat oleh tebalnya sedimentasi lumpur sisa banjir besar 26 November 2025 yang menyumbat saluran sekunder.

Inisiatif Mandiri Demi Ketahanan Pangan

Ketua Forum Geuchik Tanah Luas sekaligus Keujruen Blang, Al Halim, menyatakan bahwa normalisasi saluran sayap kanan ini adalah harga mati demi memastikan air sampai ke hilir dan mengairi sawah-sawah warga yang telah lama kering.

“Petani kami sudah menanti sejak 2020. Kini bendungan sudah selesai, namun air tersumbat sedimen lumpur pasca-banjir 2025. Melalui dana partisipasi dari 37 desa, kami menyewa 4 unit alat berat. Namun, melihat volume lumpur yang ada, kami masih kekurangan 4 unit alat berat lagi,” ujar Al Halim.

Ia juga menekankan perlunya perhatian serius dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Kami berharap BNPB segera turun tangan membantu kekurangan alat berat. Ini adalah upaya pemulihan pasca-bencana yang krusial untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Tanpa saluran yang bersih, target swasembada akan sulit tercapai,” tegasnya.

Sinergi Muspika Contoh Kolaborasi Lintas Lini

Aksi swadaya ini mendapat dukungan penuh dari unsur Muspika Tanah Luas. Camat Tanah Luas, Bakhtiar, SE, yang turun langsung ke lapangan bersama Kapolsek Ipda Marzuki, S.H., CPM. dan Danramil 10/Tnl Kapten Inf Bahtera Luking Purba, mengapresiasi kekompakan para Geuchik.

“Langkah mandiri ini adalah bukti nyata sinergi di lapangan. Kami dari Muspika mendukung penuh karena normalisasi saluran sayap kanan ini merupakan syarat mutlak agar petani tidak kehilangan momentum musim tanam,” ungkap Bakhtiar, SE.

Kapolsek dan Danramil Tanah Luas juga menegaskan komitmen TNI-Polri dalam mengawal stabilitas pangan di wilayah tersebut, memastikan setiap program yang berkaitan dengan kepentingan petani berjalan dengan aman dan lancar.

Menyelamatkan 9.000 Hektar Lahan Produktif

Target dari normalisasi ini tidak main-main. Setidaknya ada 9.000 hektar lahan sawah produktif di 37 desa yang menggantungkan nasib pada kelancaran saluran sayap kanan ini. Selama enam tahun terakhir, ribuan petani di wilayah ini berjuang di tengah keterbatasan pasokan air.

Dengan tuntasnya perbaikan Bendungan Krueng Pase dan aksi normalisasi yang tengah berjalan, Kecamatan Tanah Luas kini bersiap kembali menjadi lumbung pangan strategis bagi Kabupaten Aceh Utara sekaligus berkontribusi nyata bagi stabilitas pangan nasional.

Masyarakat kini menaruh harapan besar agar pemerintah pusat melalui BNPB segera memperkuat gerakan swadaya ini dengan bantuan alat berat tambahan, demi tuntasnya pengerjaan infrastruktur vital sisa dampak banjir 2025.(Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron
Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati
Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian
Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik
DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Dek Pan, Minta Segera Ditahan
Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Rp11,2 Miliar dari Kemensos untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:04 WIB

2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik

Berita Terbaru