Polairud Polres Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Nelayan Jelang HUT ke-75

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE| PELITA NASIONAL  — Kehadiran polisi di tengah nelayan bukan hanya soal keamanan, tapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.

Rabu (12/11/2025) pagi, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Lhokseumawe melaksanakan sosialisasi di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan dipimpin Kasat Polairud IPTU Edwin dan dihadiri tokoh gampong, panglima laut, serta perwakilan pelaksana pembangunan.

Sosialisasi ini menjadi ajang penyampaian rencana kegiatan Zoom Meeting bersama Kapolri pada 1 Desember 2025, dalam rangka HUT ke-75 Polairud, sekaligus meninjau progres pembangunan fasilitas pendukung di kawasan pesisir. IPTU Edwin menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan.

Meski pembangunan berjalan lancar, masih ada potensi risiko gangguan keamanan dan tindakan premanisme yang dapat menghambat proyek. IPTU Edwin mengingatkan pelaksana proyek untuk segera melapor jika menghadapi hambatan, dan menegaskan kehadiran Polairud sebagai pengawas sekaligus pelindung.

Moral dari kegiatan ini adalah pentingnya gotong royong antara aparat dan masyarakat untuk membangun kesejahteraan bersama. Perlindungan hukum dan dukungan keamanan menjadi pilar utama agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan maksimal oleh warga pesisir.

Namun, kegiatan ini juga menyisakan kritik tersirat: keberlanjutan pembangunan tidak hanya membutuhkan pengawasan polisi, tapi juga partisipasi aktif masyarakat untuk menjaga fasilitas agar tidak cepat rusak atau disalahgunakan.

Kehadiran Sat Polairud di Kampung Nelayan Merah Putih menjadi simbol kepedulian Polri terhadap ekonomi masyarakat pesisir sekaligus penguatan sinergi jelang HUT ke-75 Polairud.

“Semoga pembangunan ini membawa manfaat luas, meningkatkan taraf hidup nelayan, serta memperkuat semangat gotong royong di Kampung Nelayan Merah Putih,” tutup IPTU Edwin menegaskan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru