Waspada Cuaca Ekstrem, Polres Aceh Utara Imbau Masyarakat Tetap Hati-hati

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Polres Aceh Utara mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Senin, 24 November 2025.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi guna meminimalkan risiko kecelakaan, kerusakan properti, dan dampak lainnya akibat hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama bagi pengendara yang melintas di rute rawan pohon tumbang.

“Kami menghimbau agar masyarakat mengurangi kecepatan kendaraan saat hujan deras atau angin kencang, serta selalu waspada terhadap pohon-pohon besar yang bisa roboh secara tiba-tiba,” ujar Kapolres.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, Kapolres mengingatkan agar selalu memantau kondisi laut, mengantisipasi gelombang tinggi, dan waspada terhadap naiknya permukaan air laut yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Polres Aceh Utara juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kondisi darurat yang membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan kepolisian di nomor 110.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini agar masyarakat tidak menjadi korban bencana akibat cuaca ekstrem.

Kapolres berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi imbauan dan tetap waspada dapat membantu mengurangi potensi risiko di seluruh wilayah Aceh Utara.

Masyarakat dihimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari instansi terkait dan menjaga keselamatan diri serta keluarga selama masa cuaca ekstrem berlangsung.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru