Banjir Lapang: 8 Gampong Terima Beras, 3 Gampong Lain Masih Tertahan karena Sampan Belum Ada

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Debit air mulai menurun di beberapa wilayah, tetapi sejumlah gampong di Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, masih terisolir akibat banjir. Camat Lapang, Muzakir, kepada wartawan pada Minggu (30/11/2025) menjelaskan bahwa kondisi di lapangan masih menyulitkan distribusi logistik.

“Air dari Geulanggang Baro menuju Merbo Jurong masih setinggi sepangkal paha orang dewasa. Dengan kondisi itu, mobil tidak bisa melintas, sehingga warga harus berjalan kaki,” ujar Muzakir.

Ia menegaskan bahwa beras untuk delapan gampong terdampak sudah berhasil disalurkan, meskipun pengiriman harus melalui jalur darat terbatas. Namun untuk gampong lain seperti Kerutou, Lueng Baro, dan Merbo Lama, logistik belum bisa didistribusikan karena sampan untuk mengantar bantuan belum tersedia.

Selain itu, warga terdampak menghadapi kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar lain. “Gas LPG 3 kg saat ini sangat langka, dan air bersih belum tersedia, sehingga kondisi warga semakin sulit,” tambah Muzakir.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, tim kecamatan bersama relawan terus memantau situasi di lapangan dan menyiapkan pengiriman logistik tambahan. Camat Muzakir berharap sampan segera tersedia agar bantuan dapat mencapai seluruh gampong terdampak, sekaligus mempermudah evakuasi warga bila diperlukan.

Hingga saat ini, pihak kecamatan menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat untuk memastikan seluruh warga terdampak banjir mendapatkan bantuan dengan cepat, meskipun akses darat masih sangat terbatas.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB