BUPATI ACEH UTARA MINTA PERHATIAN KHUSUS PRESIDEN: “27 KECAMATAN TERDAMPAK, MASYARAKAT HARUS MULAI DARI NOL”

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Bencana banjir besar yang melanda Aceh Utara memasuki hari kritis. Hingga hari ini, dari total 27 kecamatan, hanya dua kecamatan yang tidak sepenuhnya terdampak. Selebihnya mengalami kerusakan parah, bahkan banyak warga kehilangan seluruh harta benda.

“Masyarakat kita harus mulai dari nol. Yang ada tinggal kolor, rumah hanyut semua,” kata Bupati Aceh Utara dalam laporan resmi yang diterima wartawan, Selasa (2/12/2025). Ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Hingga kini, data korban terdampak belum lengkap. “Sampai sekarang belum terdeteksi semua. Ada desa-desa yang belum bisa dijangkau. Dan masyarakat masih kelaparan karena bantuan belum bisa masuk,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa medan yang terputus serta genangan tinggi membuat tim gabungan kesulitan menembus sejumlah lokasi. Banyak gampong masih terisolasi tanpa suplai logistik, air bersih, maupun layanan kesehatan.

Di sisi lain, upaya pemerintah daerah disebut telah dilakukan secara maksimal. Namun bencana yang begitu besar membuat kapasitas daerah tidak mencukupi.

“Sesuai kekuatan yang kita punya, Aceh Utara sudah bekerja maksimal. Tapi ini bencana luar biasa. Kita memang tidak sanggup,” ungkapnya.

Karena itu, ia kembali meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Kami mohon kepada Bapak Presiden, kepada BNPB, kepada para menteri agar memberi perhatian khusus kepada Aceh Utara. Kondisi kami sangat memerlukan bantuan nasional,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, akses ke sejumlah wilayah masih terputus dan ribuan warga masih bertahan di tempat pengungsian darurat. Pemerintah berharap bantuan logistik, peralatan SAR, dan dukungan penuh dari pusat segera tiba untuk mempercepat penanganan bencana terbesar di Aceh Utara tahun ini.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:17 WIB

Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:04 WIB

Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB