DATA SEMENTARA: 27 RIBU UNIT RUMAH DI ACEH UTARA RUSAK AKIBAT BANJIR PER 4 DESEMBER 2025

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara — Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Utara meninggalkan dampak kerusakan parah pada pemukiman warga. Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari para camat, hingga Kamis (4/12/2025) tercatat 27.023 unit rumah terdampak dengan kategori rusak berat, sedang, dan ringan.

Data menyebutkan 11.516 rumah mengalami rusak berat, 4.989 rusak sedang, dan 10.594 rusak ringan. Sejumlah kecamatan juga masih belum menyampaikan laporan lengkap akibat akses yang terputus dan proses pendataan yang belum rampung.

Kerusakan Terparah di Tanah Jambo Aye dan Langkahan

Kecamatan Tanah Jambo Aye menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, mencatat 8.646 unit rumah terdampak, terdiri dari 4.014 rusak berat, 2.471 rusak sedang, dan 2.161 rusak ringan.

Disusul Kecamatan Langkahan dengan total 4.913 unit rumah rusak, termasuk 4.523 rusak berat.

Kecamatan Dewantara juga melaporkan kerusakan signifikan sebanyak 6.121 unit rumah.

Sementara Kecamatan Muara Batu mencatat 1.655 rumah terdampak dengan 485 rusak berat, 415 rusak sedang, dan 755 rusak ringan.

Beberapa Kecamatan Belum Melaporkan Data

Sejumlah kecamatan tercatat belum mengirimkan data, yaitu:

  • Baktiya
  • Nisam Antara
  • Simpang Keuramat
  • Tanah Luas
  • Tanah Pasir
  • Syamtalira Aron
  • Cot Girek

Kondisi ini disebabkan medan yang sulit dijangkau, banyaknya wilayah yang masih tergenang, serta proses pendataan yang belum tuntas. Wilayah Lain Juga Mengalami Dampak Serius, Beberapa kecamatan lain yang melaporkan kerusakan antara lain:

  • Seunuddon: 1.227 rumah terdampak
  • Sawang: 2.382 rumah
  • Samudera: 93 rumah
  • Matangkuli: 82 rumah
  • Nibong: 295 rumah
  • Lhoksukon: 121 rumah
  • Syamtalira Bayu: 268 rumah
  • Meurah Mulia: 768 rumah
  • Geuredong Pase: 51 rumah
  • Kuta Makmur: 49 rumah

Pemerintah Masih Lakukan Penanganan Darurat, Badan Penanggulangan Bencana Aceh Utara bersama TNI, Polri, dan pihak kecamatan terus melakukan evakuasi, pendataan, serta distribusi bantuan bagi warga terdampak.

Pemerintah daerah sebelumnya juga telah menyatakan status tidak mampu menangani darurat bencana kepada pemerintah pusat untuk mempercepat mobilisasi bantuan nasional.

Proses verifikasi data kerusakan rumah diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, mengingat sebagian wilayah masih sulit diakses.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Berita Terbaru