Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitanasional.com, 14 Januari 2026 — Kerusakan infrastruktur akibat banjir besar yang melanda Aceh Utara pada 26 November 2025 masih menyisakan dampak serius. Salah satu titik kritis terjadi di BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu, di mana pagar beton pembatas ambruk, meninggalkan lubang besar dan mengancam stabilitas lahan di area parkir.

Lokasi kerusakan tergolong sangat strategis karena berada tepat di samping jembatan utama yang menjadi jalur penghubung vital antara Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Pantauan di lapangan menunjukkan pondasi pagar amblas akibat tanah di bawahnya tidak mampu menahan derasnya debit air saat banjir.

Akibatnya, abrasi susulan berpotensi mengancam badan jalan nasional yang setiap hari dilalui kendaraan besar, termasuk truk tangki dan bus lintas provinsi. Saat ini, area rawan telah dipasang garis pengaman agar masyarakat yang berobat ke puskesmas tidak mendekati lokasi bahaya.

“Perbaikan harus segera dilakukan agar tidak terjadi kerusakan lebih luas, mengingat lokasi ini sangat strategis,” kata seorang warga yang tinggal di sekitar puskesmas.

Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti perbaikan permanen, termasuk normalisasi talud atau dinding penahan tanah, guna menjaga keamanan pengguna jalan serta kenyamanan pelayanan kesehatan di Puskesmas Syamtalira Bayu.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru