Relawan Pulihkan Trauma, Kembalikan Senyuman Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Bukit Abi

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara | Pelitanasional.com– Tim relawan dari GenZ UIN SUNA Lhokseumawe dan Aceh Orphan Center for the Children (AOCC) mendatangi lokasi terdampak banjir bandang di Bukit Abi, Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, pada Kamis (22/1) sore. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan psikososial (trauma healing) dan bantuan logistik bagi puluhan anak serta keluarga yang tinggal di pengungsian.

Perjalanan menembus medan perbukitan curam pascabencana tidak menyurutkan semangat relawan. Sebanyak 50 anak, 15 bayi dan balita, serta sekitar 30 orang tua antusias menyambut kehadiran mereka. Juliana Nita, salah satu anak korban yang rumahnya hanyut, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat bersyukur atas kehadiran kakak-kakak relawan. Bantuan ini membawa semangat baru bagi kami di Bukit Abi,” ujarnya.

Selain kegiatan bermain dan edukasi untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak, relawan juga menyalurkan bantuan logistik dari donatur dan Pos Terpadu Korem 011 Lilawangsa. Bantuan berupa beras, mukena, sajadah, sarung, susu, pempek, dan makanan ringan tersebut diterima oleh 75 kepala keluarga.

Pembina AOCC, Teuku Haji Badruddin Syah Zhilullah Fil ‘Alam, menekankan pentingnya aspek trauma healing dalam pemulihan pascabencana. “Banjir tidak hanya merusak rumah dan harta benda, tetapi juga meninggalkan trauma, terutama bagi anak-anak. Pendampingan psikososial ini menjadi bagian krusial dari proses pemulihan,” jelasnya.

Anak-anak terlihat ceria mengikuti berbagai permainan yang dipandu relawan, menggantikan suasana ketakutan pascabanjir. Orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya dukungan emosional dalam keluarga setelah bencana.

Warga Desa Rumoh Rayeuk menyambut baik inisiatif ini dan berharap pendampingan serupa dapat berlanjut hingga kondisi masyarakat pulih sepenuhnya. AOCC menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun dukungan psikososial jangka panjang.

Dengan adanya aksi nyata ini, senyuman dan tawa mulai kembali menghiasi wajah anak-anak di Bukit Abi, membuktikan bahwa solidaritas dan kepedulian mampu menjadi penawar dalam menyembuhkan luka akibat bencana.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Berita Terbaru