KSB PADI Aceh Hadiri Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanasional.com|Tangerang –Jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) Partai Amanat Demokrasi Indonesia (PADI) Provinsi Aceh menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PADI di Wakayapa Syariah Residence Islamic Village, Kelapa Dua, Tangerang, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan mematangkan persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Rapat konsolidasi diikuti sebanyak 51 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus DPN serta perwakilan pengurus provinsi dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran pengurus PADI Provinsi Aceh menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah dalam membangun partai yang solid dan siap menghadapi tahapan politik nasional.

Mengusung slogan “PADI Tumbuh Bersama, PADI Maju Bersama, PADI Solusi untuk Rakyat Indonesia,” konsolidasi tersebut menjadi forum evaluasi perkembangan organisasi sekaligus pemantapan strategi pemenuhan persyaratan administratif partai.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pemaparan sejarah berdirinya PADI oleh Wakil Presiden PADI, Amrizar. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perjalanan PADI selama dua tahun terakhir yang diwarnai berbagai dinamika dan tantangan dalam membangun organisasi hingga menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Sekretaris Jenderal PADI, Sayid Fadhil, menyampaikan bahwa hingga saat ini PADI telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi. Namun, masih terdapat tiga provinsi yang menjadi perhatian dalam proses penyempurnaan struktur kepengurusan, yakni Sulawesi Utara, Bali, dan Bengkulu.

“Saat ini PADI sudah hadir di 38 provinsi di Indonesia. Kendati demikian, kami memberikan perhatian khusus pada tiga provinsi yaitu Sulawesi Utara, Bali, dan Bengkulu yang masih dalam tahap penyempurnaan struktur pengurus,” ujarnya.

Rapat konsolidasi juga dihadiri Ketua Umum Partai Ummat, Aznur Syamsu, sebagai tamu kehormatan. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi kepada seluruh pengurus agar tetap menjaga semangat perjuangan dan memenuhi seluruh persyaratan sebagai peserta pemilu.

“PADI harus berjuang mempertahankan komitmen dan memenuhi semua persyaratan dasar untuk diakui sebagai kontestan pemilu,” katanya.

Sementara itu, Presiden PADI, Burlian Sjafei, menegaskan bahwa kekuatan utama partai berasal dari seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan, bukan dari ketergantungan terhadap pendanaan pihak tertentu.

“PADI tidak berdiri atas bantuan bohir. Bohir kami adalah seluruh pengurus dari tingkat pusat hingga daerah, anggota partai, serta para simpatisan yang terus setia mengiringi perkembangan PADI,” tegas Burlian.

Dalam forum tersebut, filosofi padi dan kapal dijadikan simbol perjalanan organisasi. Berbagai tantangan yang dihadapi diyakini akan membentuk kader-kader yang tangguh, berintegritas, serta mampu membawa perubahan bagi masyarakat.

DPN PADI menegaskan bahwa konsolidasi nasional akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas internal, mempercepat pembentukan struktur organisasi yang lebih kokoh, serta memastikan kesiapan partai menghadapi seluruh tahapan Pemilu 2029.

Keikutsertaan jajaran KSB PADI Provinsi Aceh dalam rapat konsolidasi nasional ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara pengurus pusat dan daerah, sekaligus memperkuat eksistensi PADI di Aceh dalam menyongsong kontestasi politik nasional mendatang.(***)

 

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rendam Jalan di Langkahan, Aceh Utara, Videonya Viral di Media Sosial
MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Lepas 513 Calon Jemaah Haji 1447 H, Titip Doa untuk Daerah
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Banjir Rendam Jalan di Langkahan, Aceh Utara, Videonya Viral di Media Sosial

Minggu, 28 Juni 2026 - 02:39 WIB

KSB PADI Aceh Hadiri Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WIB

MUSPIKA Tanah Luas Terima Audiensi Warga Tanjong Mesjid, Komitmen Kawal Penyelesaian Persoalan Desa Sesuai Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:48 WIB

Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Berita Terbaru

Aceh

Data Sudah Kirim, Duit Masih Ngumpet

Selasa, 30 Jun 2026 - 04:00 WIB