TNI Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Angin Kencang di Aceh Utara

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI bersama warga membersihkan dampak Angin Kencang di Aceh Utara

i

TNI bersama warga membersihkan dampak Angin Kencang di Aceh Utara

PELITANASIONAL.COM | LHOKSUKON – Hujan lebat disertai angin kencang melanda tiga kecamatan di Aceh Utara—Nibong, Samudera, dan Samtalira Aron—pada Jumat (11/7). Menyikapi hal ini, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat membantu warga terdampak.

Menindaklanjuti perintah tersebut, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran memerintahkan Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin untuk mengerahkan pasukan ke lokasi bencana. Sebanyak 150 personel TNI dikerahkan dalam aksi kemanusiaan ini, terdiri dari unsur Korem, Kodim, Yonkav 11/MSC, Yon Arhanud 5/CSBY, serta didukung Polri dan instansi terkait.

Letkol Jamal Dani memimpin langsung apel pasukan di Desa Keude Aron, Kecamatan Samtalira Aron, sebelum personel disebar untuk melakukan evakuasi, membersihkan puing, dan membuka akses jalan yang tertutup pohon tumbang dan longsoran.

“Kita tunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk kemanusiaan,” tegas Letkol Jamal.

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana dilakukan secara terpadu bersama BPBD, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan.

Warga yang terdampak menyampaikan apresiasi atas gerak cepat TNI dan Polri. “Alhamdulillah, jalan sudah terbuka, rumah kami sudah dibersihkan. Terima kasih atas bantuannya,” kata seorang warga.

Pangdam IM Mayjen Niko Fahrizal menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit yang terlibat dan menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir dalam setiap situasi krisis.

“Ketika rakyat kesulitan, prajurit wajib hadir. Itulah inti pengabdian,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi juga upaya membangun kesiapsiagaan dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana di masa depan.[]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu
Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi
Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:53 WIB

Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Berita Terbaru