Pasca-Banjir Aceh Utara, Puskesmas Baktiya Barat Terapkan Layanan Jemput Bola untuk Anak Terdampak

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara pada November 2025 lalu masih menyisakan persoalan kesehatan bagi warga, khususnya anak-anak. Menyikapi kondisi tersebut, Puskesmas Baktiya Barat mengambil langkah cepat melalui pelayanan jemput bola dengan mengirimkan petugas kesehatan langsung ke rumah warga.

Atas instruksi Kepala Puskesmas Baktiya Barat, Rosdiana, SKM, MKM, tim medis melakukan home visit ke Desa Blang Seunong, Rabu (11/02/2026), guna memantau kondisi seorang anak yang mengalami gangguan kulit berkepanjangan pasca-banjir.

Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan lanjutan serta memberikan edukasi kepada keluarga terkait pentingnya penanganan medis yang tepat. Hasil pemeriksaan menunjukkan anak tersebut mengalami infeksi jamur kulit dan membutuhkan penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan rujukan.

“Kami sudah memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit agar mendapatkan penanganan dokter spesialis. Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan keluarga memahami pentingnya tindak lanjut pengobatan,” ujar Rosdiana.

Menurutnya, pelayanan jemput bola menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Baktiya Barat dalam mempercepat respons penanganan kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak pasca-bencana.

“Kami tidak ingin ada keterlambatan penanganan hanya karena kendala komunikasi atau kurangnya pemahaman keluarga. Tugas kami memastikan pelayanan benar-benar sampai,” tambahnya.

Sementara itu, orang tua anak tersebut, Ibu Fitriani, menyampaikan apresiasi atas kepedulian petugas kesehatan yang datang langsung ke rumahnya.

“Saya senang mereka mau datang melihat anak saya. Biasanya mereka cepat membantu kalau tahu ada yang sakit. Dokter dan perawatnya ramah, tidak lama menunggu. Saya jadi paham tentang sakit anak saya. Terima kasih atas bantuannya, semoga pelayanannya semakin baik dan terus bisa menolong orang sakit,” tuturnya.

Langkah proaktif ini menjadi cerminan pelayanan kesehatan tingkat pertama yang responsif dan berorientasi pada keselamatan pasien, khususnya dalam masa pemulihan pasca-banjir di Aceh Utara.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga
Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia
Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat
Bupati Aceh Utara Serahkan Ambulans Baru untuk Puskesmas Simpang Tiga Pasca-Banjir Bandang
Relawan Pulihkan Trauma, Kembalikan Senyuman Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Bukit Abi
Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 02:02 WIB

JKA Terancam Putus per 1 Mei: Geuchik Harus Ambil Alih Peran Operator Desa yang Macet Demi Hak Sehat Warga

Kamis, 16 April 2026 - 23:54 WIB

Korban Penusukan di Aceh Utara Pulih Setelah Dirawat Gratis oleh RSUD Cut Meutia

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Kamis, 2 April 2026 - 04:26 WIB

Di Tengah Lumpur Pasca-Banjir, Hak Sehat Rakyat Justru “Dikebiri” Aturan Pusat

Berita Terbaru