Geuchik Ulee Glee Siap Dampingi Anak Yatim dan Miskin Masuk Pesantren Gratis

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA | PELITA NASIONAL– Pemerintah Gampong Ulee Glee, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, menunjukkan komitmen serius dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu.

Pada Sabtu (25 April 2026), Geuchik bersama seluruh perangkat gampong menyatakan kesiapan penuh untuk mendampingi dan memfasilitasi anak-anak dari keluarga miskin agar dapat melanjutkan pendidikan ke Pesantren AOC pada jenjang SMP dan SMK secara gratis.

Langkah nyata itu mulai terlihat hari ini. Sebanyak lima peserta didik telah resmi dititipkan ke pondok pesantren untuk memulai pendidikan mereka. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 30 peserta didik dalam waktu dekat.

Geuchik Ulee Glee menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan, sehingga tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi.

“Ini tugas mulia yang harus kita jalankan bersama. Anak yatim dan anak dari keluarga miskin harus kita dampingi agar tetap bisa sekolah dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan peluang pendidikan gratis yang tersedia, tanpa harus mencari alternatif lain yang justru memberatkan secara biaya.

“Kalau ada tempat yang mudah dan gratis, kenapa harus mencari yang sulit. Ini kesempatan besar untuk anak-anak kita,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Para orang tua mulai bergerak, mendaftarkan dan mengantarkan anak-anak mereka ke pesantren dengan harapan mendapatkan pendidikan yang layak sekaligus pembinaan akhlak.

Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Gampong Ulee Glee optimis program ini akan terus berkembang dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, serta berakhlak mulia.(Mul)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H
GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA
DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:25 WIB

Tumpukan Kayu Hanyut Ancam Aliran Sungai di Meunasah Mee, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:43 WIB

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemkab Gelar Zikir dan Tausiah Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:45 WIB

GANGGU KETERTIBAN DAN KENYAMANAN WARGA, 16 SEPMOR KNALPOT BRONG DIAMANKAN KE POLRES ACEH UTARA

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Berita Terbaru