Nama Wartawan LensaPost Dicatut untuk Meminta Uang kepada Pejabat di Aceh

- Penulis

Sabtu, 7 September 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH (PN) – Nama Rahmat Risky, seorang wartawan LensaPost.net yang bertugas di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah, disalahgunakan oleh orang tidak dikenal (OTK) untuk meminta uang dari salah satu pejabat di Aceh.
Pelaku menggunakan identitas palsu dengan mengatasnamakan Rahmat Risky. Namun, foto yang tertera pada kartu identitas yang dikirimkan bukanlah foto asli Rahmat Risky.
Kasus ini terjadi ketika pelaku mengirim pesan kepada salah satu pejabat Pemerintah Aceh. Dalam pesannya, pelaku mengklaim bahwa mertua Rahmat Risky meninggal dunia di Rumah Sakit Datu Beru, Takengon, dan meminta bantuan dana untuk acara samadiah, dengan menyertakan nomor rekening untuk transfer uang.
Rahmat Risky dengan tegas membantah keterlibatannya dalam permintaan tersebut dan mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah meminta uang dengan alasan apapun.
“Itu bukan saya. Itu penipuan,” ujar Rahmat saat memberikan klarifikasi setelah mendapat informasi tentang kejadian tersebut, Sabtu, 7 September 2024.
Pimpinan LensaPost, Ikhsan, meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut kasus ini dan menindak tegas pelaku yang telah mencemarkan nama baik wartawannya.
Kasus ini mendapat perhatian publik karena melibatkan pencatutan nama jurnalis untuk tujuan penipuan. Masyarakat yang menerima pesan serupa diimbau untuk lebih berhati-hati dan selalu memverifikasi informasi sebelum merespons permintaan semacam itu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan identitas orang lain, terutama dari kalangan jurnalis,” tambah Ikhsan. [Ril]

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu
Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi
Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan
Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara
Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Pelayanan Kesehatan Paska Banjir di Dusun Alue Lhok, Gampong Siren Tujoh oleh BLUD Puskesmas Syamtalira Bayu

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:53 WIB

Pagar Puskesmas Syamtalira Bayu Ambruk, Jalur Nasional Terancam Abrasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:52 WIB

Resmi Dilantik, empat Geuchik di Kecamatan Lapang Siap Pimpin Pembangunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:27 WIB

Ditjen Dukcapil Kemendagri Bawa Peralatan Perekaman, Cetak Dokumen, hingga Starlink ke Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Berita Terbaru