APH Diminta Turun Tangan Selidiki Kelangkaan Gas LPG di Wilayah Timur Aceh Utara

- Penulis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara (PN) – Masyarakat di wilayah timur Aceh Utara mengeluhkan kelangkaan gas LPG yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat harga gas melonjak tajam, mempersulit kebutuhan sehari-hari warga.

Banyak yang berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan untuk menyelidiki penyebab kelangkaan ini.

Salah seorang warga, Jamilah(40), mengungkapkan bahwa ia kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg di sejumlah pangkalan resmi maupun pengecer.

“Sudah lebih dari seminggu sulit sekali mencari gas. Kalau pun ada, harganya bisa mencapai dua kali lipat dari biasanya,” ujarnya. Ia berharap pemerintah dan pihak berwenang segera mengambil tindakan.

Kondisi ini memicu spekulasi di kalangan masyarakat mengenai adanya kemungkinan distribusi yang tidak berjalan semestinya atau adanya oknum yang menimbun gas LPG demi keuntungan pribadi. Oleh karena itu, masyarakat mendesak agar APH melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan tidak ada permainan harga atau distribusi ilegal yang merugikan konsumen.

Kelangkaan gas LPG di wilayah ini juga berdampak pada sektor usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan gas untuk operasional mereka. Banyak pedagang makanan mengeluh bahwa mereka harus menaikkan harga produk karena biaya operasional yang melonjak.

Masyarakat berharap dengan adanya intervensi dari APH dan pihak terkait, kelangkaan gas LPG ini dapat segera diatasi dan harga kembali stabil.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin
Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong
Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan
PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata
Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!
Peringatan Keras! Buang Sampah di Depan Kantor Camat Kuta Makmur Terancam Denda Rp50 Juta atau Kurungan 6 Bulan
Kejati Aceh Seret Tersangka Baru dalam Skandal Korupsi Beasiswa Rp14 Miliar
Perkuat P4GN, Bupati Aceh Utara Matangkan Pembentukan BNN Kabupaten
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 09:51 WIB

Puskesmas Paya Bakong Gandeng UDD PMI Aceh Utara Gelar Aksi Donor Darah Rutin

Jumat, 10 April 2026 - 16:21 WIB

Bupati Aceh Utara Pimpin Rakor Sinkronisasi Program Kabupaten dan Gampong

Jumat, 10 April 2026 - 16:03 WIB

Wujud Kepedulian Nyata, RSUD Cut Meutia Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penusukan

Jumat, 10 April 2026 - 15:56 WIB

PERMAHI Aceh Soroti Pokir DPRA di Tengah Pemulihan Bencana, Desak Transparansi dan Keberpihakan Nyata

Kamis, 9 April 2026 - 22:02 WIB

Peluang Emas! Sekolah Gratis Berbasis IT dan Tahfidz di Aceh Utara: Siap Kerja ke Luar Negeri!

Berita Terbaru