Aceh Besar Dukung Program BNN Ubah Lahan Rawan Ganja Jadi Kawasan Produktif

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris saat menghadiri Rapat Kerja Sinergi Program Stakeholder yang digelar oleh BNN RI di Gedung Dekranasda Aceh Besar

i

Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris saat menghadiri Rapat Kerja Sinergi Program Stakeholder yang digelar oleh BNN RI di Gedung Dekranasda Aceh Besar

PELITANASIONAL.COM | KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar, Syech Muharram Idris, menyatakan dukungan penuh terhadap program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilaksanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, khususnya program Alternative Development untuk mengubah kawasan rawan tanaman ganja di Kecamatan Suka Makmur menjadi kawasan pertanian legal, produktif, dan mandiri.

“Kami menyambut baik program ini. Masih banyak lahan terbengkalai di Aceh Besar. Dengan adanya pembinaan dari BNN, lahan-lahan itu bisa diubah menjadi lahan produktif,” ujar Bupati Muharram saat menghadiri Rapat Kerja Sinergi Program Stakeholder yang digelar oleh BNN RI di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Rabu (16/07/2025).

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BNN atas pengalihan program penanaman jagung seluas 400 hektar dari Bener Meriah ke Aceh Besar. Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran di daerah.

“Kalau ini berhasil, InsyaAllah angka pengangguran akan turun. Kami juga sedang mengupayakan panen padi dua kali setahun agar swasembada pangan bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN RI, Brigjen Pol Drs. Edi Swasono, MM, yang membuka acara secara resmi, menyebut penyalahgunaan narkoba masih menjadi masalah serius di Indonesia. Berdasarkan data BNN dan BRIN tahun 2023, prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 1,73% atau setara 10.000 orang per 100.000 penduduk usia 15–64 tahun.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa berdasarkan pemetaan tahun 2024–2025, Provinsi Aceh memiliki 80 kawasan rawan narkoba, termasuk lima kabupaten yang teridentifikasi memiliki ladang ganja: Aceh Besar, Aceh Selatan, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Bireuen.

“Khusus Aceh Besar, beberapa gampong yang pernah ditemukan ladang ganja antara lain Gampong Maheng, Mesalee, Lamlung, Meurah, Pulo, Lampanah Leugah, dan Luthu Krueng,” ungkap Brigjen Edi.

Melalui program P4GN, BNN mendorong masyarakat di kawasan rawan untuk beralih menanam tanaman legal seperti jagung. “Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar mandiri dan tidak kembali menanam tanaman terlarang,” tambahnya.

Ia mengapresiasi sinergi semua pihak yang telah terlibat dan berharap komitmen ini terus dijaga untuk menjadikan kawasan rawan sebagai wilayah yang produktif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BNN Aceh, Dandim 0101/KBA, pejabat dari Disperindag, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan Aceh Besar, Camat Suka Makmur, Keuchik Gampong Luthu, serta jajaran BNN Aceh.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir
Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan
Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026
BPMA dan PGE Sosialisasikan Rencana Pemboran Eksplorasi Migas di Aceh Utara
Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi (Panyang) Buka Pelatihan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026
Dandim 0103/Aceh Utara Percepat Pembangunan Jembatan Plu Pakam dan Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:28 WIB

Wakil Bupati Aceh Utara Pimpin Rapat Evaluasi Huntara dan Penanganan Masa Transisi Darurat Pemulihan Banjir

Senin, 4 Mei 2026 - 10:57 WIB

Warga Matang Sijuek Barat Gunakan Hak Pilih, Sofyan dan Tarmizi Bersaing Rebut Kursi Geuchik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00 WIB

Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Muspika dan 37 Geuchik Tanah Luas Komit Normalisasi Irigasi Sayap Kanan

Kamis, 30 April 2026 - 21:14 WIB

Pemkab Aceh Utara Dukung Pemboran PT PGE, Bupati dan Wabup Kompak Tagih Bukti Nyata untuk Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 20:29 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Gelar Tradisi Peusijuek Calon Jamaah Haji 2026

Berita Terbaru