Hilang 9 Hari di Laut, Nelayan Seunuddon Ditemukan Selamat di Perairan Langkat

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | LHOKSUKON – Dua nelayan asal Gampong Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara yang dilaporkan hilang sejak sembilan hari lalu akhirnya ditemukan selamat di perairan Berandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Kedua nelayan tersebut, Joni Saputra dan Zamzami, sebelumnya terombang-ambing di laut lepas hingga terbawa arus mendekati perbatasan Malaysia–Aceh. Kabar bahagia ini datang tak lama setelah keluarga menggelar doa bersama dan pembacaan Surat Yasin di rumah. Hanya beberapa menit seusai acara, Joni berhasil menghubungi abangnya, Khalis, untuk menyampaikan bahwa ia dan rekannya telah diselamatkan oleh nelayan setempat.

Saat ini, keduanya berada di rumah seorang tokoh masyarakat di Langkat, Abdul Rais atau yang akrab disapa Kia Kia, sebelum nantinya dipulangkan ke Aceh Utara.

Panglima Laut sekaligus Geusyik Gampong Lhok Puuk, pada Jumat (22/8/2025), menyampaikan rasa syukur atas keselamatan warganya tersebut. Ia berharap pemerintah, khususnya Dinas Sosial dan instansi terkait, dapat segera memfasilitasi proses pemulangan sesuai prosedur yang berlaku.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana memulangkan mereka terlebih dahulu. Soal perahu bisa kita pikirkan kemudian. Keluarga, terutama anak-anak mereka, sangat menantikan kepulangan ayah tercinta yang sudah berjuang mempertaruhkan nyawa demi menafkahi keluarga,” ujarnya.

Ia juga mengimbau semua pihak dapat ikut membantu meringankan proses kepulangan kedua nelayan itu, mengingat kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Jejak Lumpur Belum Hilang, Tim Medis Puskesmas Syamtalira Bayu Hadir Bawa Harapan Pasca-Banjir
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:39 WIB

BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Berita Terbaru