Polda Aceh Siap Tindak Penimbunan dan Permainan Harga Beras

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Zulhir Melakukan Pengecekan Harga dan Stok Bahan Pokok Beras di Sejumlah Pasar Tradisional dan Ritel Modern.[Ist]

i

Kombes Zulhir Melakukan Pengecekan Harga dan Stok Bahan Pokok Beras di Sejumlah Pasar Tradisional dan Ritel Modern.[Ist]

PELITANASIONAL | BANDA ACEH – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh mengingatkan para pedagang agar menjual beras sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Zulhir Destrian, usai melakukan pengecekan harga dan stok beras di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern di Banda Aceh serta Aceh Besar, Senin (25/8/2025).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh tersebut, Zulhir menegaskan pihaknya tidak akan segan menindak pedagang yang mencoba bermain harga maupun melakukan penimbunan.

“Pengecekan ini bertujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras, baik di tingkat distributor maupun pengecer. Masyarakat harus bisa memperoleh beras sesuai dengan HET yang berlaku,” ujarnya.

Mantan Kapolres Pidie itu menjelaskan, langkah yang dilakukan merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, harga beras yang stabil sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat serta keberlangsungan kebutuhan pokok sehari-hari.

Ia juga menekankan bahwa praktik curang seperti penimbunan dan spekulasi harga akan ditindak tegas. “Siapa pun yang terbukti melanggar akan diproses sesuai aturan. Ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat luas,” tegas Zulhir.

Dari hasil pengecekan sementara, stok beras di Banda Aceh dan Aceh Besar dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi. Kendati demikian, pemantauan akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengantisipasi gejolak harga di pasaran.

Zulhir turut mengapresiasi kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan. Ia berharap koordinasi lintas sektor ini terus diperkuat agar harga beras tetap terjangkau dan pasokan terjaga.

“Kami mengajak semua pihak bersama-sama menjaga stabilitas harga beras sesuai HET. Polri berkomitmen mengawal kebijakan pemerintah demi ketahanan pangan masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bang Wan Toko Emas Papua Kembali Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir di Bireun
Kampung Suka Aceh Tamiang Hancur Akibat Bencana, Warga Butuh Bantuan Darurat
Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang
Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 
Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden
Presiden Prabowo di Aceh: Sawah Rusak Akan Direhabilitasi, Hutang KUR Petani Berpotensi Dihapus
Istri Gubernur Aceh, Salmawati, Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sawang, Aceh Utara
Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:52 WIB

Bang Wan Toko Emas Papua Kembali Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir di Bireun

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:39 WIB

Kampung Suka Aceh Tamiang Hancur Akibat Bencana, Warga Butuh Bantuan Darurat

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:45 WIB

Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:26 WIB

Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:16 WIB

Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden

Berita Terbaru