PELITA NASIONAL | ACEH UTARA— Kepemimpinan yang tanggap dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan oleh Geuchik Gampong Punti, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli. Tanpa menunggu lama, ia langsung mengambil tindakan nyata pascabanjir yang menerjang Aceh Utara pada 26/11/2026 di wilayahnya.
pada 13 Mei 2026 Geuchik mengerahkan excavator mini untuk menormalisasi saluran irigasi yang tertimbun material lumpur dan sedimen. Kegiatan ini dibiayai melalui Dana Desa Gampong Punti Tahun 2026.
Banjir yang melanda Gampong Punti beberapa waktu lalu telah mengakibatkan saluran irigasi utama yang mengairi lahan persawahan warga tertimbun dan tersumbat, sehingga aliran air ke areal pertanian menjadi terganggu. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi para petani yang tengah menjalani musim tanam, terlihat dari bibit padi muda yang sudah tertanam di sebagian lahan.
Menyadari urgensi persoalan tersebut, Geuchik Zulkifli langsung berkoordinasi dan mengupayakan pengerahan alat berat menggunakan anggaran Dana Desa sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah gampong terhadap kepentingan petani dan ketahanan pangan lokal.
“Saluran ini tertimbun akibat banjir. Kami langsung bergerak cepat menggunakan Dana Desa agar petani tidak dirugikan dan musim tanam tidak terganggu,” tegas Zulkifli.
Pemanfaatan Dana Desa untuk normalisasi saluran irigasi ini merupakan wujud nyata penggunaan anggaran yang tepat sasaran, sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa yang diarahkan untuk mendukung sektor pertanian dan infrastruktur dasar pedesaan demi kesejahteraan masyarakat.
Kini, proses penggalian dan normalisasi saluran irigasi sepanjang ratusan meter di tengah hamparan sawah Gampong Punti tengah berjalan lancar. Saluran yang terbentuk diharapkan kembali mengalirkan air secara optimal ke seluruh lahan pertanian warga.
Langkah sigap Geuchik Zulkifli ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran pemimpin gampong yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi turun langsung memastikan persoalan warganya tertangani dengan memanfaatkan Dana Desa secara maksimal, menjadi teladan nyata pelayanan publik di tingkat desa.
Dengan selesainya normalisasi ini, para petani Gampong Punti optimistis musim tanam berjalan lancar dan hasil panen dapat tercapai sesuai harapan demi kesejahteraan masyarakat Gampong Punti.





