Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | ACEH UTARA— Kepemimpinan yang tanggap dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat ditunjukkan oleh Geuchik Gampong Punti PA, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Zulkifli. Tanpa menunggu lama, ia langsung mengambil tindakan nyata pascabanjir yang menerjang Aceh Utara pada 26/11/2026 di wilayahnya.

pada 13 Mei 2026 Geuchik mengerahkan excavator mini untuk menormalisasi saluran irigasi yang tertimbun material lumpur dan sedimen. Kegiatan ini dibiayai melalui Dana Desa Gampong Punti PA Tahun 2026.

Banjir yang melanda Gampong Punti PA beberapa waktu lalu telah mengakibatkan saluran irigasi utama yang mengairi lahan persawahan warga tertimbun dan tersumbat, sehingga aliran air ke areal pertanian menjadi terganggu. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi para petani yang akan menjalani musim tanam.

Menyadari urgensi persoalan tersebut, Geuchik Zulkifli langsung berkoordinasi dan mengupayakan pengerahan alat berat selama 3 hari ,menggunakan anggaran Dana Desa sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah gampong terhadap kepentingan petani dan ketahanan pangan lokal.

“Saluran ini tertimbun akibat banjir. Kami langsung bergerak cepat menggunakan Dana Desa agar petani tidak dirugikan dan musim tanam tidak terganggu,” tegas Zulkifli.

Pemanfaatan Dana Desa untuk normalisasi saluran irigasi ini merupakan wujud nyata penggunaan anggaran yang tepat sasaran, sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa yang diarahkan untuk mendukung sektor pertanian dan infrastruktur dasar pedesaan demi kesejahteraan masyarakat.

Kini, proses penggalian dan normalisasi saluran irigasi sepanjang 2 km di tengah hamparan sawah Gampong Punti PA tengah berjalan lancar. Saluran yang terbentuk diharapkan kembali mengalirkan air secara optimal ke seluruh lahan pertanian warga.

Langkah sigap Geuchik Zulkifli ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran pemimpin gampong yang tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi turun langsung memastikan persoalan warganya tertangani dengan memanfaatkan Dana Desa secara maksimal, menjadi teladan nyata pelayanan publik di tingkat desa.

Dengan selesainya normalisasi ini, para petani Gampong Punti PA optimistis musim tanam berjalan lancar dan hasil panen dapat tercapai sesuai harapan demi kesejahteraan masyarakat Gampong Punti PA.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202
SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN
Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera
Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai
Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak
Optimalkan Aliran Air, Alat Berat Dikerahkan untuk Pembersihan Bendung Krueng Pase Aceh Utara
Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

DPRK Aceh Utara Gelar Rapat Paripurna Penutupan Masa Persidangan II dan Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 202

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

SAWAH 89 HEKTARE GAMPONG KEUREUTOU TERANCAM GAGAL PANEN

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:32 WIB

Tumpukan Kayu di Bawah Jembatan Penghubung Paya Bakong  Matang Kuli Mengkhawatirkan, Warga Minta Penanganan Segera

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:40 WIB

Ngopi  Ngobrol Politik & EkonomiMigas Aceh: Blok B Arun, Blok Andaman, dan Rantai Suplai

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Gagal Mediasi, Alan Minta Rujuk Kembali tapi Mutia Tetap Menolak

Berita Terbaru