Tega! Sabu 852 Gram Disimpan di Dapur Batu Bata, Pelaku Dinilai Hancurkan Masa Depan Generasi Muda

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITA NASIONAL | ACEH UTARA – Penangkapan tiga pria bersama barang bukti 852 gram sabu di sebuah dapur pembuatan batu bata di Gampong Geulumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, bukan hanya menambah daftar hitam kasus narkoba di Aceh Utara. Perbuatan para pelaku dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap masa depan generasi muda.

Ketiga tersangka, MF (36), Z (38), dan A (36), diduga dengan sadar menjadikan narkoba sebagai bisnis kotor mereka. Bukan untuk bertahan hidup, melainkan mengejar keuntungan instan dengan cara menghancurkan orang lain.

Sangat ironis, tempat yang seharusnya menjadi sumber rezeki halal—sebuah dapur batu bata—malah berubah menjadi lokasi penyimpanan sabu. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menodai nilai-nilai moral dan merusak citra masyarakat desa yang selama ini dikenal religius dan menjunjung kerja keras.

Kasat Resnarkoba Polres Aceh Utara, AKP Erwinsyah, menegaskan bahwa jumlah sabu yang disita jelas untuk diperjualbelikan, bukan konsumsi pribadi. Artinya, para pelaku dengan sengaja ingin memperluas jaringan narkoba yang akan menyeret lebih banyak korban, terutama anak muda.

Perbuatan seperti ini patut dicap sebagai kejahatan sosial yang paling keji. Bagaimana tidak, sabu tidak hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan akal, keluarga, hingga tatanan masyarakat.

Kini ketiga tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Namun, kasus ini juga menjadi peringatan bahwa keserakahan segelintir orang bisa merusak harapan banyak generasi.

Masyarakat berharap aparat tidak hanya menghukum keras para pelaku, tetapi juga membongkar jaringan besar di belakang mereka, agar Aceh Utara tidak terus-menerus dijadikan pasar narkoba.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”
Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga
Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir
Pengurus Daerah IPHI Aceh Utara Masa Bakti 2025-2030 Resmi Dikukuhkan Wakil Bupati Tarmizi
Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir
SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI
Kebun Cot Girek di Ambang Kehancuran — Aset Negara Terancam, Ribuan Nyawa Bergantung
Wujudkan Syiar Sejuta Santri: SMK & SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:04 WIB

Cuaca yang Salah (Lagi): Komedi Putar Pemadaman Listrik PLN Aceh Berkedok “Manajemen Beban”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:10 WIB

Niatnya Cari Air Minum, Malah Panen Api: Proyek Sumur Bor Lhoksukon yang “Membakar” Ketenangan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Launching Koperasi Desa Merah Putih, Camat Lapang hingga Anggota DPRK Hadir

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:23 WIB

Gerak Cepat Geuchik Zulkifli, Gunakan Dana Desa untuk Normalisasi Saluran Irigasi Gampong Punti Pascabanjir

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:49 WIB

SIDANG PERKARA 275/Pdt.G/2026/MS.Idi TETAP BERLANJUT MESKI PENGGUGAT TIDAK HADIRI

Berita Terbaru

Pendidikan

Ziarah atau Pameran Ketika Kuburan Jadi Studio Foto

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:16 WIB