Aceh Utara Usulkan PPPK Paruh Waktu untuk 2.323 Honorer yang Gagal CPNS

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL| ACEH UTARA – Nasib 2.323 tenaga honorer di Aceh Utara yang gagal seleksi CPNS kini mendapat perhatian serius. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE., MM atau yang akrab disapa Ayahwa, mengajukan usulan kepada pemerintah pusat agar mereka tetap bisa bekerja melalui mekanisme PPPK Paruh Waktu.

Dalam surat resmi Nomor 800/1525/2025 yang dikirim ke Menteri PANRB, Rini Widyantini, Pemkab Aceh Utara menekankan pentingnya memberi solusi bagi honorer yang telah mengabdi lebih dari dua tahun. “Kami berharap ada regulasi yang memungkinkan mereka diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu, sehingga tidak ada tenaga honorer yang harus diberhentikan,” ujar Ayahwa, Senin (15/9/2025).

Mayoritas honorer yang tidak lolos seleksi sebenarnya masih sangat dibutuhkan, terutama untuk mendukung pelayanan publik di berbagai sektor. Sebelumnya, Pemkab Aceh Utara mengajukan formasi PPPK untuk lebih dari 8.000 honorer, namun sebagian besar gagal memenuhi syarat. Tanpa kebijakan baru, 2.323 orang terancam kehilangan pekerjaan pada 2026.

Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan bahwa mulai 2026 tidak ada lagi perekrutan tenaga honorer. Dengan adanya skema PPPK Paruh Waktu, Pemkab Aceh Utara berharap tenaga honorer bisa tetap bekerja sah sambil menunggu regulasi lebih lanjut.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas tenaga kerja dan pelayanan publik di daerah, sekaligus menghindari keresahan di tengah masyarakat.

Sumber Berita: Pasesatu.com

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt. Sekda Aceh Utara Dorong Konseling Modern Lewat Pelatihan Adventure Based Counseling
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak di Aceh Utara Segera Ditangani
Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep
AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara
Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak
Seragam yang Hilang, Potret Pendidikan Aceh Utara Pasca-Banjir
Jamaluddin Dorong Percepatan Pemulihan Pendidikan Pascabanjir Aceh Utara, DPR RI Tekankan Tanggung Jawab Negara
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:33 WIB

Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan

Rabu, 28 Januari 2026 - 01:03 WIB

Mendikdasmen Pastikan Sekolah Rusak di Aceh Utara Segera Ditangani

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:10 WIB

AOCC Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Banjir Bandang di Aceh Utara

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:17 WIB

Tokoh Nasional PDIP dan Plt. Sekda Aceh Utara Salurkan Bantuan Pendidikan, My Esti Wijayati Turun Langsung Menyapu Tenda Darurat Anak

Berita Terbaru