Aceh Utara Memeriahkan Hari Guru Nasional ke-80 dengan Doa, Lomba, Diskusi Panel, dan Insentif Guru Dayah

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Memeriahkan dan Menyambut Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 yang jatuh pada 25 November 2025, masyarakat dan dunia pendidikan di Aceh Utara telah merasakan semangat perayaan melalui berbagai kegiatan yang digelar di seluruh Kabupaten.

Peringatan HGN tahun ini menjadi momentum penting untuk menghormati jasa guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah Kabupaten Aceh Utara terhadap pendidikan dan kesejahteraan pendidik.

Seluruh SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Aceh Utara hari ini melaksanakan kegiatan doa dan samadiah bersama, yang digelar serentak.

Kegiatan ini mengusung tema “Aneuk Metuah Meudoa ke Guree”, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih peserta didik kepada guru yang telah membimbing mereka dengan penuh dedikasi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara, Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., melalui Surat Edaran resmi, menegaskan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kembali budaya hormat kepada guru, sekaligus memperkuat nilai-nilai kearifan lokal dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, tradisi doa dan samadiah ini penting untuk menanamkan rasa syukur, hormat, dan pengakuan terhadap peran guru sebagai pilar pendidikan di Aceh Utara.

Selain doa bersama, rangkaian peringatan HGN ke-80 juga menampilkan lomba Tahfiz Qur’an Juz 30 dan lomba hafalan Asmaul Husna bagi guru, yang dilaksanakan 20 November 2025 di Gedung Pang Lateh, Kota Lhoksukon, oleh PGRI Aceh Utara.

Tema lomba tersebut adalah:

“Terwujudnya PGRI sebagai Organisasi Profesi Terpercaya, Dinamis, Kuat dan Bermartabat”

” Aceh Utara Bangkit dalam Bingkai Pendidikan yang Berkualitas Bersama Guru yang Bermartabat

Lomba Tahfiz dan Asmaul Husna ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan pemahaman guru terhadap nama-nama dan sifat-sifat Allah SWT, sehingga iman dan taqwa guru bertambah dan kualitas hidup peserta didik meningkat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk Muhammad Yunus, S.Hi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan di Aceh Utara.

Selain itu, Wahyu MB, pengurus DPD AGPAII Aceh Utara, pada 20 November 2025 telah menyelenggarakan Silaturrahmi dan Diskusi Panel Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MI, SD, SMP, MTS, dan SMA/MA/SMK. Diskusi panel ini menekankan pengajaran yang menanamkan kasih sayang, kepedulian sosial, moral, dan pendidikan karakter, serta mendorong guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Yang dilaksanakan di aula Sekdakab Aceh Utara pada Kamis 20/11/2025.

Peringatan HGN ke-80 juga menjadi momentum bagi pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan pendidik untuk menggabungkan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cinta, Sehingga pendidikan berbasis Dayah dapat diintegrasikan ke sekolah formal.

Integrasi ini diharapkan menghasilkan generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan ajaran Islam, sejalan dengan visi dan misi Bupati Aceh Utara, yaitu “Aceh Utara Bangkit, Sejahtera, Bermartabat, dan Berkelanjutan”.

Sejalan dengan program Meligou Panglima, seluruh kegiatan HGN ini mendukung pembangunan Aceh Utara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan guru, serta penguatan karakter dan moral peserta didik.

Program ini menekankan pengembangan pendidikan yang berkualitas, pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, dan penguatan nilai-nilai agama serta budaya lokal, sehingga pendidikan di Aceh Utara tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga berbasis nilai-nilai moral dan keagamaan.

HGN ke-80 juga menjadi momen bagi pemerintah daerah Kabupaten Aceh Utara untuk menepati janji politik Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), dan Wakil Bupati Tarmizi Payang, yaitu pembayaran insentif guru dan pimpinan Dayah selama 12 bulan penuh.

Sebelumnya, pembayaran hanya dilakukan tujuh bulan dalam setahun. Langkah ini menjadi kabar gembira bagi ribuan guru dan pimpinan Dayah, yang selama ini menjadi pilar utama dalam pembinaan generasi muda Aceh Utara.

Pelaksana Tugas Sekda Kabupaten Aceh Utara, Jamaludin, S.Sos., M.Pd, menegaskan bahwa realisasi insentif penuh ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi guru dan pimpinan Dayah, sekaligus mendukung kualitas pendidikan keagamaan di daerah tersebut.

Guru dan pimpinan Dayah diminta segera menyelesaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahap sebelumnya agar pencairan insentif dapat diproses tepat waktu.

Seluruh rangkaian kegiatan doa, lomba, diskusi panel, dan realisasi insentif ini mencerminkan komitmen Pemerintah kabupaten Aceh Utara dalam menegakkan pendidikan berkualitas dan bermartabat, sesuai dengan tema HGN:

“Aceh Utara Bangkit dalam Bingkai Pendidikan yang Berkualitas Bersama Guru yang Bermartabat”.

Dengan kegiatan yang menyeluruh ini, HGN ke-80 di Aceh Utara tidak hanya akan menjadi momen selebrasi, tetapi juga memperkuat peran guru dalam membangun karakter, moral, dan spiritual peserta didik, mendukung visi Aceh Utara Bangkit, dan menegaskan dedikasi pemerintah untuk kesejahteraan pendidik dan kualitas pendidikan di daerah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bang Wan Toko Emas Papua Kembali Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir di Bireun
Kampung Suka Aceh Tamiang Hancur Akibat Bencana, Warga Butuh Bantuan Darurat
Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang
Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 
Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden
Presiden Prabowo di Aceh: Sawah Rusak Akan Direhabilitasi, Hutang KUR Petani Berpotensi Dihapus
Istri Gubernur Aceh, Salmawati, Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sawang, Aceh Utara
Medan–Banda Aceh Segera Tersambung Kembali, Dua Jembatan Bailey Dipasang 24 Jam di Bireuen
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:52 WIB

Bang Wan Toko Emas Papua Kembali Salurkan Bantuan ke Pengungsi Banjir di Bireun

Selasa, 9 Desember 2025 - 23:39 WIB

Kampung Suka Aceh Tamiang Hancur Akibat Bencana, Warga Butuh Bantuan Darurat

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:45 WIB

Dirjen Perumahan RI dan Kadis Perkim Aceh Utara Nyaris Tenggelam Saat Tinjau Rumah Rusak, Tanggul Darurat Mulai Dibangun di Lapang

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:26 WIB

Solidaritas Panglima Kupi Simpang Rangkaya bantu korban Bajir di Pucok Aleu Baktiya 

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:16 WIB

Rakyat Aceh Geram: Tiang Listrik Masih Tumbang, Banyak Daerah Masih Gelap Total, Tapi Bahlil Klaim “Listrik Normal 93% Persen” ke Presiden

Berita Terbaru