Pembangunan SDM Unggul: Bupati Aceh Utara Tekankan Transformasi Pendidikan dan Konsistensi Program PGRI 2025–2030

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., meminta pengurus baru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Utara periode 2025–2030 untuk menjalankan program pendidikan dengan konsistensi, transparansi, dan berorientasi pada hasil nyata. Penekanan ini disampaikan Bupati saat melantik pengurus PGRI di Aula Balai Panglateh Lhoksukon, Selasa (25/11/2025).

Acara pelantikan menjadi titik balik penting yang dihadiri oleh Ketua PGRI Provinsi Aceh, Plt Sekda Aceh Utara yang juga Ketua PGRI terpilih, Bunda Guru Aceh Utara Ny Muslina Ismail, serta jajaran kepala OPD dan ratusan pendidik, mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan organisasi profesi guru.

Pilar Utama Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati Ismail, yang akrab disapa Ayah Wa, mengapresiasi kontribusi PGRI sebagai mitra strategis Pemkab dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru ini merupakan kelahiran komitmen baru untuk mencetak generasi unggul di Bumi Malikussaleh.

Mengutip pesan leluhur Aceh, “Adat bak Poe Teumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala, qanun bak Putroe Phang,” Bupati mengingatkan bahwa pembangunan pendidikan harus teguh berpegang pada adat, hukum, dan aturan yang berlaku demi menciptakan ekosistem pendidikan yang berintegritas dan berkualitas.

Program Strategis Berbasis Nilai Islami dan Lokal

Bupati menyoroti sejumlah program strategis yang menjadi fokus PGRI Aceh Utara dan Pemkab, yang secara nyata merealisasikan visi daerah “Aceh Utara Bangkit, Sejahtera, Bermartabat, dan Berkelanjutan” dalam bingkai pendidikan. Program-program tersebut meliputi:

Penguatan Pendidikan Islami: Melalui program Guru Mengaji dan Program Tahfiz untuk melahirkan generasi Qur’ani.

Akselerasi Keunggulan: Persiapan matang menuju pendirian SMA Unggul Garuda 2027 sebagai pusat pendidikan berdaya saing tinggi.

Pelestarian Budaya Lokal: Penguatan pengajaran dan penggunaan Bahasa Aceh. “Bek lale, tiep uroe hameh geutanyoe mandum meututo Bahasa Aceh,” serunya, mengajak semua pihak melestarikan identitas lokal.

Komitmen Kesejahteraan dan Kualitas Guru

Lebih lanjut, Ayah Wa menegaskan komitmen Pemkab Aceh Utara untuk mendukung penuh kesejahteraan guru, memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, serta meningkatkan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. Menurutnya, guru adalah pilar utama pembangunan daerah.

“Setiap guru harus menjadi ureung tuha di sikula (orang tua di sekolah), teladan bagi anak didiknya.

Saya akan memantau langsung perkembangan setiap program.

Kita tidak boleh gagal menyiapkan generasi unggul yang cerdas dan berakhlakul karimah,” tegas Bupati.

Bupati Ismail juga menyampaikan penghargaan khusus kepada Bunda Guru Aceh Utara, Ny Muslina Ismail, atas dedikasi dan perannya dalam membina para pendidik.

Menutup pidato transformatifnya, Bupati Ismail mengajak seluruh pemangku kepentingan, dari kepala sekolah hingga organisasi profesi, untuk berkolaborasi dan bekerja keras mewujudkan cita-cita pendidikan.

“Mari kita wujudkan Aceh Utara yang maju dan bermartabat melalui pendidikan berkualitas. Aceh Utara, bangkit… bangkit… bangkit!” seru Bupati, berharap PGRI periode 2025–2030 menjadi lokomotif pencetus

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron
Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati
Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian
Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik
DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Dek Pan, Minta Segera Ditahan
Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Rp11,2 Miliar dari Kemensos untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:04 WIB

2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik

Berita Terbaru