BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh 2–4 Desember 2025: Warga Diminta Waspada Banjir dan Longsor

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca untuk wilayah Aceh yang berlaku mulai 2 hingga 4 Desember 2025. Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, BMKG menyebut sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

BMKG menjelaskan kondisi ini dipicu oleh Indeks Dipole Mode yang bernilai negatif, sehingga memicu peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, khususnya Aceh. Selain itu, belokan angin dan suhu muka laut yang hangat turut memperkuat pembentukan awan-awan hujan.

Daerah Berpotensi Hujan Sedang–Lebat

2 Desember 2025
Aceh Barat, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Gayo Lues, Lhokseumawe, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam.

3 Desember 2025
Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah.

4 Desember 2025
Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Bener Meriah, Subulussalam.

BMKG Imbau Warga Waspada Bencana Hidrometeorologi

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, tanah longsor, angin kencang, dan bencana hidrometeorologi lainnya yang dapat terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama yang berlangsung terus-menerus.

Prakirawan BMKG SIM Banda Aceh juga memberi peringatan khusus kepada masyarakat di wilayah pegunungan dan bantaran sungai.
“Jika melihat awan tebal berwarna hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, masyarakat disarankan untuk segera meninggalkan daerah lerengan dan aliran sungai,” tulis BMKG.

BMKG meminta pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh unsur terkait untuk menyiapkan langkah mitigasi guna meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian material.

Peringatan dini ini berlaku selama tiga hari dan akan diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer di wilayah Aceh.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong
2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron
Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati
Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian
Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik
DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita
Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Kasus Penganiayaan Dek Pan, Minta Segera Ditahan
Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Tahap III Rp11,2 Miliar dari Kemensos untuk Korban Banjir Bandang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Danramil 02/Kuta Makmur Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:04 WIB

2.500 Peserta Ramaikan Jalan Santai Peringatan HUT ke-81 RI di Syamtalira Aron

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Utara Gelar Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bupati

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Peringati Hari Damai Aceh ke-21, Sultan Malik Samudera Pasai Serukan Adat Jadi Penjaga Perdamaian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Doa Bersama Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Bupati Jangan Lupakan Luka Masa Konflik

Berita Terbaru