DISDIKBUD DAN PGRI ACEH UTARA SERAHKAN BANTUAN KE RUMOH RAYEUK LANGKAHAN 

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkahan, Aceh Utara – Rabu, 10 Desember 2025. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Utara kembali menunjukkan kepedulian sosial terhadap korban banjir dan longsor yang telah melanda Kecamatan Langkahan sejak 26 November 2025.

Sejumlah gampong masih terdampak hingga hari ini, termasuk Gampong Rumoh Rayeuk, yang menjadi salah satu wilayah paling parah akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sungai di kawasan tersebut.

Pada Rabu siang, tim PGRI Aceh Utara dipimpin oleh Husaini, Bendahara PGRI kabupaten, menyerahkan bantuan darurat berupa paket sembako, air mineral, perlengkapan harian, dan makanan siap saji kepada warga Rumoh Rayeuk.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Husaini mengatakan: “Musibah ini sudah berlangsung sejak 26 November, dan banyak warga masih bertahan dalam kondisi sulit. Sebagai bagian dari masyarakat, guru juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Rumoh Rayeuk.”

Ia menambahkan bahwa PGRI dan Disdikbud Aceh Utara terus menjalin koordinasi dengan para kepala sekolah dan aparatur gampong untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan mendesak warga.

“Kami terus menerima laporan soal kebutuhan air bersih, makanan, dan perlengkapan tidur. Ini bantuan tahap awal, dan PGRI siap menyalurkan bantuan lanjutan bila kondisi belum membaik,” ujar Husaini.

Salah seorang warga masyarakat Rumoh Rayeuk menyampaikan terima kasih atas kepedulian Disdikbud dan PGRI Aceh Utara. Ia berharap bantuan semacam ini dapat menjangkau gampong lain di Kecamatan Langkahan yang juga terdampak banjir dan longsor.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak 26 November 2025 telah mengakibatkan puluhan rumah terendam, lahan pertanian rusak, akses jalan terputus, serta memaksa ratusan warga mengungsi ke lokasi-lokasi aman.

Disdikbud dan PGRI Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan dan mendistribusikan bantuan tambahan jika diperlukan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026
Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN
H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031
Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong
Presiden Prabowo Panggil Menteri PKP ke Hambalang, Akselerasi Program Rumah Bersubsidi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 19:17 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat–Daerah 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 13:17 WIB

Plt Sekda Aceh Utara Pimpin Apel Gabungan, Serahkan Santunan Jaminan Kematian ASN

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:34 WIB

H. Ruslan M. Daud Resmi Terpilih sebagai Ketua DPW PKB Aceh Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam

Berita Terbaru