Pascabanjir di Kabupaten Bener Meriah, Warga Keluhkan Sembako dan Gas LPG Langka

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah Kondisi warga pascabanjir di Kabupaten Bener Meriah hingga kini masih memprihatinkan. Banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Salah seorang warga Bener Meriah, Ica, mengungkapkan bahwa pascabanjir warga mengalami kesulitan mendapatkan bahan pokok. Menurutnya, sembako kini langka di pasaran, dan jika tersedia harganya melonjak tinggi.

“Di sini serba susah, Bang. Sembako langka, kalaupun ada harganya mahal,” ujar Ica, Rabu (17/12/2025).

Tak hanya sembako, kelangkaan gas LPG 3 kilogram juga dirasakan masyarakat. Untuk mendapatkan gas dengan harga terjangkau, warga terpaksa berjalan kaki dan membeli langsung ke pangkalan.

“Gas juga langka. Warga kalau mau dapat yang murah harus jalan kaki beli sendiri,” katanya.

Kondisi ini menambah beban warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabanjir.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan pihak terkait agar distribusi sembako dan gas LPG kembali normal, serta bantuan segera disalurkan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Bener Meriah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku
Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan
Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka
Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya
Aceh Utara Diterjang Banjir Besar, 433 Ribu Jiwa Terdampak, 230 Orang Meninggal Dunia
Jejak Lumpur Belum Hilang, Tim Medis Puskesmas Syamtalira Bayu Hadir Bawa Harapan Pasca-Banjir
Pulihkan Semangat Seniman Pasca-Banjir Besar, Komunitas Solo Raya Salurkan Bantuan untuk Maestro Rapai di Aceh Utara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:55 WIB

Banjir 26 November 2025 Rendam SDN 7 Tanah Luas, Siswa Masih Belajar di Lantai Tanpa Buku

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:14 WIB

Banjir Besar Sejak 26 November 2025, Camat Lapang dan Danposramil Bersihkan Balai Desa dan Kantor Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Genangan Meluas, Pemkab Aceh Utara Resmi Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:39 WIB

BNPB Dan Satgas Bencana BWS I Medan Tangani Genangan Banjir Krueng Lingka

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:49 WIB

Polda Aceh Beri Kemudahan Pengurusan STNK Hilang atau Rusak Akibat Bencana, Ini Syaratnya

Berita Terbaru