Polres Aceh Tengah Serahkan Lima Tersangka Kepemilikan Kulit Harimau ke Kejari

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik Polres Aceh Tengah serahkan lima tersangka kasus kepemilikan organ tubuh hewan dilindungi (dok ist).

i

Penyidik Polres Aceh Tengah serahkan lima tersangka kasus kepemilikan organ tubuh hewan dilindungi (dok ist).

PELITANASIONAL.COM | ACEH TENGAH Penyidik Unit II Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Aceh Tengah resmi menyerahkan lima tersangka kasus kepemilikan kulit harimau beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tengah pada Kamis, 10 Juli 2025.

Kelima tersangka tersebut adalah MR (50), SO (39), JN (54), RN (30), dan SL (25). Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana pelanggaran konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Dalam proses penyerahan tahap II ini, turut diserahkan sejumlah barang bukti berupa satu lembar kulit harimau beserta tulang belulang, satu bilah pisau dapur, satu bilah parang, serta satu unit mobil Suzuki Escudo beserta STNK asli.

Kapolres Aceh Tengah melalui Kasatreskrim Iptu Deno Wahyudi menyampaikan bahwa kelima tersangka telah diamankan sejak 15 Maret 2025 berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP.A/8/III/2025/SPKT.SATRESKRIM/POLRES ACEH TENGAH/POLDA ACEH.

“Iya, kita telah menyerahkan lima tersangka beserta sejumlah barang bukti ke Kejari Aceh Tengah setelah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan,” ujar Iptu Deno, Sabtu (12/7/2025).

Penyerahan para tersangka dilakukan oleh Kanit Idik II Tipidter Aipda Amran Mukhtar, S.H, didampingi personel lainnya, dan diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evan Munandar, S.H., M.H. Proses penyerahan ini turut disertai dengan penandatanganan buku register B12 serta berita acara, sebagai bentuk tertib administrasi dalam proses penyidikan.

Iptu Deno menambahkan, tindakan ini merupakan bentuk implementasi Program Commander Wish Kapolri Presisi poin keenam, yang menekankan peningkatan kinerja penegakan hukum. Ia menegaskan, Polres Aceh Tengah akan terus berkomitmen untuk menangani setiap kasus secara profesional dan transparan.

“Penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan hidup seperti ini sangat penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan menjaga kelestarian satwa dilindungi, khususnya harimau Sumatra yang kini semakin langka,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni
Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan
Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam
Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri
Pakar HTN Unimal: Independensi Polri Sudah Digariskan UUD 1945
Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung 5 Desa di Baktiya Barat Putus Total
Trauma dan Hujan Menghantui Anak Negeri di Desa Lhok Reudep
Mensos RI Serahkan Santunan Rp4,05 Miliar kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Utara
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:02 WIB

Pasokan Air Mulai Normal, Pemulihan Irigasi Jambo Aye Ditargetkan Bertahap Hingga Juni

Sabtu, 31 Januari 2026 - 00:33 WIB

Mutasi Kepala Sekolah di Aceh Utara Menuai Sorotan, Praktik Pascabencana dan Pertimbangan Kemanusiaan Dipertanyakan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Banjir 2025, Petani Berjuang Selamatkan Sisa Panen yang Terendam

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:48 WIB

Politeknik Negeri Lhokseumawe Dorong Penguatan Profesionalisme Polri

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:33 WIB

Pakar HTN Unimal: Independensi Polri Sudah Digariskan UUD 1945

Berita Terbaru

Aceh

Camat Pirak Timu Lantik Geuchik Terpilih Dua Gampong

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB