Ronny Tuding Medco Abaikan Putra Daerah, Desak Sulfur Dikelola BUMD Aceh Timur

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELITANASIONAL | ACEH TIMUR – Koordinator Front Anti Kejahatan Sosial, Ronny H, mendesak PT Medco E & P Malaka segera menyerahkan pengelolaan material sulfur kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh Timur. Ia juga meminta Bupati Aceh Timur, Iskandar Alfarlaky, bersikap tegas terhadap perusahaan migas tersebut.

“Sudah terlalu lama PT Medco berdiri di bumi Aceh Timur, tapi kontribusinya untuk masyarakat belum jelas. Karena itu, kami mendesak agar pengelolaan sulfur diserahkan ke BUMD, bukan ke pihak lain yang juga tidak transparan. Bupati harus berani menegaskan hal ini,” kata Ronny, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, Aceh Timur memiliki BUMD, yakni PT Aceh Timur Energi dan Mineral (ATEM) yang kini dipimpin Muntasir Age. Perusahaan daerah tersebut baru saja diaktifkan kembali oleh Bupati Alfarlaky dan dinilai layak mengelola sulfur yang dihasilkan Medco.

“Setelah mati suri bertahun-tahun, PT ATEM kini aktif kembali. Kami rasa tepat bila sulfur Medco dikelola putra daerah melalui BUMD, bukan pihak luar. Jangan biarkan masyarakat Aceh Timur hanya jadi penonton di tanah sendiri,” tegasnya.

Ronny memastikan, tuntutan ini bukan sekadar retorika. Ia menyebut pihaknya siap mengkonsolidasikan aksi berkelanjutan bila desakan mereka tidak dipenuhi.

“Kami tidak main-main. Ini perjuangan menuntut hak masyarakat Aceh Timur, yang selama ini hanya melihat kekayaannya dikeruk tanpa transparansi dan manfaat nyata,” ujarnya.

Selain itu, Ronny juga menyinggung konflik musiman yang kerap terjadi antara warga dan perusahaan, khususnya terkait fenomena bau busuk yang dituding bersumber dari aktivitas Medco.

Ia mengajukan tiga rekomendasi solusi sederhana:

Membangun shelter atau rumah evakuasi sebagai tempat pengungsian sementara jika terjadi insiden bau busuk atau gas beracun.

Membagikan masker gas khusus (setara masker gas anti nuklir/anti gas air mata) bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Memberikan kompensasi layak kepada warga terdampak jika terbukti insiden tersebut berasal dari aktivitas perusahaan.

“Kalau ini diterapkan, perusahaan tidak perlu lagi sibuk meredam media lewat staf humasnya yang sejauh ini terbukti tidak efektif. Solusi sudah ada, tinggal niat baik perusahaan menjalankannya,” kritik Ronny.

Ia juga menekankan, bila terjadi insiden bau busuk atau gas beracun yang membahayakan keselamatan warga, aparat penegak hukum harus bertindak tegas.

“Tugas polisi bukan sekadar memediasi, tetapi mengusut dugaan kelalaian atau kesengajaan yang mengarah pada kejahatan lingkungan dan pelanggaran HAM. Kalau ada unsur pidana, harus diproses, bukan dibiarkan berputar-putar dalam audiensi tanpa akhir,” pungkas alumnus Universitas Ekasakti itu.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel pelitanasional.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Aceh Utara Luncurkan Kanal Pembayaran PBB Melalui Mobile Banking Bank Aceh Syariah
Direktur Manajemen Risiko PT PLN Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Aceh
Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe
Komunitas S3 Lhokseumawe Gelar Buka Puasa & Santunan Anak Yatim Tahap Ketiga dalam Ramadhan Camp AOC 1447 H
Muzakir Manaf Tunjuk Saipul Bahri sebagai Ketua KPA Wilayah Pase Pasca Meninggal Abubakar A. Latif (Abu Len)
BPMA Gelar Sosialisasi Keselamatan Jalur Pipa kepada Jurnalis Aceh Utara dan Lhokseumawe, Sekaligus Buka Puasa Bersama
Bupati Aceh Utara Gagas Terobosan Pengelolaan Sampah, Panton Labu Jadi Percontohan hingga Tunjukkan Hasil
Aceh Utara Kukuhkan BKAD, Bapenda, dan BKPSDM, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Manajemen ASN
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:05 WIB

Bapenda Aceh Utara Luncurkan Kanal Pembayaran PBB Melalui Mobile Banking Bank Aceh Syariah

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:42 WIB

Direktur Manajemen Risiko PT PLN Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir Aceh

Senin, 9 Maret 2026 - 23:32 WIB

Adam Nahkodai Ikatan Alumni UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:37 WIB

Komunitas S3 Lhokseumawe Gelar Buka Puasa & Santunan Anak Yatim Tahap Ketiga dalam Ramadhan Camp AOC 1447 H

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:18 WIB

BPMA Gelar Sosialisasi Keselamatan Jalur Pipa kepada Jurnalis Aceh Utara dan Lhokseumawe, Sekaligus Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru